SuaraJogja.id - Seorang warganet curhat kelakuan bapak kosnya yang dianggap toxic, dari mulai menelepon dirinya untuk menerima perasaan cintanya hingga mengirimkan pesan-pesan WhatsApp yang mengganggu.
Curhatan tersebut diunggah @_titisindripamungkas dalam bentuk video Tiktok. Ia mengunggah video curhatannya ini pada Rabu (27/04/2022).
"Kirain ada hal penting apa, ternyata toxic," tulisnya pada awal unggahan.
Pada awal video tersebut, terdapat rekaman panggilan telepon dari bapak kos tersebut.
Bapak kos ini bertanya pada sosok perempuan bernama Titis ini, apakah dirinya boleh jika menyayangi perempuan tersebut. Bapak kos ini pun meminta Titis untuk menerima perasaan cintanya.
"Boleh gak aku bermohon untuk menyayangi kamu," ungkap si bapak kos.
Titis pun terdengar langsung menolak permintaan dari bapak kosnya ini.
"Nggak bisa Bapak. Saya juga nggak suka sama Bapak," tegas Titis.
Di akhir rekaman panggilan tersebut, bapak kos ini pun kemudian meminta salah seorang anak kosnya ini untuk menerima cintanya.
Baca Juga: Setelah Viral, Begini Nasib Pengamen Gondrong yang Ditantang Bapak-bapak Nyanyi 150 Lagu
"Terima dong cintanya," ungkap bapak kos.
Selain rekaman penggilan, ada pula foto tangkapan layar berisi pesan Whatsapp dari bapak kosnya itu.
Tampak bapak kos dari Titis ini mengirimkan pesan untuk menunjukkan rasa perhatiannya pada Titis. Mulai dari menanyakan sedang apa, mengucapkan selamat pagi, selamat sore, dan menanyakan sudah makan atau belum.
"Mat mlm Titis. Lagi sibuk yah? Maaf udah mkn mlm? Pingin nelpon tapi pastinya Titis pd capek mending istirahat saja," isi salah satu pesan yang dikirim bapak kos.
Video curhatan mengenai pemilik kos yang toxic ini menarik perhatian dari netter, terbukti dengan jumlah tayangan video ini yang berjumlah 229 ribu.
Selain itu, video ini telah disukai oleh 11 ribu penonton. Respons yang diberikan netter juga ratusan. Kebanyakan dari mereka menyuruh Titis untuk segera pindah kos-kosan saja.
Berita Terkait
-
Setelah Viral, Begini Nasib Pengamen Gondrong yang Ditantang Bapak-bapak Nyanyi 150 Lagu
-
Gara-gara Petunjuk Jalan Kurang Jelas, Emak-emak Kesasar di Flyover Cikampek, Netizen: Ganjil Genap Aturan Meresahkan
-
Video Viral Petugas Kebersihan Hotel Bengong Lihat Kondisi Kamar, Publik: Fix Habis Hardcore
-
Video Viral! Pedagang Tahu Bulat Dikeroyok Bos dan Keluarganya karena Mau Bikin Usaha Sendiri
-
Perempuan Ini Heran Dengan Daging Berbulu Hitam Kecokelatan di Mangkuk Ciloknya
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Geruduk DPRD, BEM DIY Tagih UU Perampasan Aset Agar Tak Jadi Dokumen yang Terparkir di DPR
-
Waspadai Pelajar Terseret Aksi Demo, Disdikpora DIY Perketat Pengawasan Sekolah
-
Komitmen Perkuat Koperasi dan UMKM, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi
-
BRI Perkuat Ekonomi Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara dan UMKM Lewat Semarak Merah Putih
-
SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan