SuaraJogja.id - Mengantisipasi aduan dan laporan dugaan nuthuk hingga pelanggaran layanan pariwisata selama di lokasi wisata. Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta menyiapkan layanan aduan berupa nomor khusus.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko mengatakan layanan yang bisa diakses dengan WhatsApp itu sudah terintegrasi dengan 28 OPD yang ada di Jogja untuk segera merespon aduan.
"Ini menggunakan aplikasi WhatsApp yang hampir semua orang pakai. Jadi ketika ada pesan masuk kita respon dan kita arahkan ke 28 OPD yang terintegrasi dalam layanan ini. Minimal direspon 2x24 jam," kata Wahyu kepada wartawan, Minggu (1/5/2022).
Masyarakat dapat menghubungi kontak layanan di nomor 081138701777. Wahyu menambahkan layanan tersebut beroperasi 24 jam.
Lebih lanjut, laporan yang dikirim pengadu di nomor tersebut sudah terintegrasi dengan kontak person masing-masing OPD minimal eselon 3.
"Jadi mereka memiliki kewenangan dalam memerintah anggotanya untuk segera menangani persoalan atau aduan yang dilaporkan," ungkap dia.
Antisipasi ini diambil mengingat dua kasus aduan nuthuk harga yang beberapa bulan kemarin terjadi di sekitar lokasi wisata Jogja.
Wahyu menerangkan tidak ingin kecolongan karena saat libur lebaran 2022 ini, Jogja lebih banyak didatangi wisatawan.
"Kota Jogja akan kedatangan 3,9 juta orang pada momentum ini. Ini bisa menjadi sebuah promosi yang efektif tentang kepariwisataan kota Jogja. Harapannya tidak menjadi hal buruk untuk Jogja," ujar dia.
Terpisah, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengingatkan wisatawan untuk segera melaporkan dugaan pelanggaran yang dialami. Tak hanya itu, minimal, mereka menyiapkan bukti agar petugas dapat menelusuri pelanggaran yang dimaksud.
"Lebih baik segera dilaporkan, kita sudah ada layanan yang bisa langsung direspon. Selain itu kalau ada buktinya kita juga tidak sulit untuk menemukan pelanggaran yang dialami wisatawan," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Waspadai Pelaku Wisata Nuthuk Saat Lebaran, Dispar Bantul Peringatkan Ada Sanksi
-
Jelang Lebaran, Forpi Kota Yogyakarta Ingatkan Pengelola Parkir Jangan Coba-coba Nuthuk Harga ke Wisatawan
-
Tak Ingin Kasus Becak Nuthuk Terulang, Pemkot Gandeng Usaha Oleh-Oleh Ubah Cara Promosi
-
Sebut Bukan Anggotanya, PBMY Tuding Becak Nuthuk di Malioboro Viral untuk Jelekkan Nama Bentor
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Wacana Taruna Akmil Disiplinkan Siswa Sekolah Rakyat, Dinsos DIY Sebut TNI-Polri Sudah Cukup
-
Kuota SMA Negeri Dimakan Siswa Iseng, Disdikpora Terpaksa Buka Seleksi Cadangan
-
PRIMEFEST 2026: Perayaan Pesta Rakyat
-
Dedikasi Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Masyarakat di Wilayah Kepulauan Sulawesi Tengah
-
Libur Sekolah Jadi Masa Rawan, SAR Yogyakarta Ingatkan Bahaya Ombak Pantai Selatan