SuaraJogja.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman menindaklanjuti viralnya keluhan masyarakat terkait dengan persoalan dugaan pungutan liar di warung makan Mie Gacoan Gejayan.
Dishub Sleman melalui UPTD Pengelolaan Perparkiran bersama pemerintah Kapanewon Depok menemui secara langsung manajemen serta pengelola parkir Mie Gacoan Gejayan pada Kamis (5/5/2022) siang. Dari pengecekan itu diketahui bahwa pengelola parkir di kawasan tersebut belum berizin.
Kepala UPTD Pengelolaan Perparkiran Dishub Sleman, Wahyu Slamet menuturkan belum adanya izin tersebut disebabkan pembukaan cabang warung Mie Gacoan Gejayan itu baru saja dilakukan. Selain itu pembukaan juga bertepatan dengan cuti bersama.
"Kemudian dari pertemuan tadi kita sudah mengimbau karena bukanya mi gacoan ini (cabang Gejayan) tanggal 29 (April). Sementara tanggal 29, juga pemerintah cuti bersama. Jadi berbarengan antara cuti bersama dan bukanya mi gacoan ini. Sehingga mie gacoan ini belum bisa mengurus izinnya ke Dinas Perhubungan," kaya Wahyu ditemui awak media, di Mie Gacoan Gejayan, Kamis (5/5/2022).
Disampaikan Wahyu, berdasarkan kesepakatan yang telah dicapai tadi maka pengelola parkir akan segera mengurus perizinannya.
"Tadi kesepakatan dari pengelola parkir nanti setelah kantor buka segera akan mengurus perizinannya," imbuhnya.
Ia menuturkan dari hasil perundingan tadi juga diputuskan bahwa khusus untuk hari ini akan diberlakukan free atau gratis parkir terlebih dulu untuk pelanggan Mie Gacoan Gejayan.
"Dari pihak pengelola parkir tadi sudah menyatakan untuk hari ini free dulu tidak ditariki. Nanti selanjutnya juga ada mediasi dengan pihak Polsek Bulaksumur. Kita tunggu hasilnya lebih lanjut," ungkapnya.
Ia menyebut belum menerima aduan atau laporan lain terkait hal serupa.
Baca Juga: Ramai Dugaan Pungli Berkedok Tukang Parkir di Mie Gacoan Gejayan, Dishub Sleman Segera Turun Tangan
Media sosial kembali diramaikan dengan persoalan pungutan parkir di sebuah warung makan kenamaan di Jogja. Berdasarkan keluhan dari masyarakat sang jukir disebut tetap menarik biaya parkir walaupun pembeli tidak membawa kendaraan.
Keluhan masyarakat tersebut disampaikan di salah satu grup Facebook oleh akun Azumi Chisako. Dia meminta instansi terkait untuk menertibkan petugas parkir yang dinilai meresahkan tersebut.
"Mohon dengan sangat kepada Dishub DIY atau Sleman dan Pihak Mie Gacoan Jogja. Untuk menindak tegas petugas parkir yang berada di Mie Gacoan Gejayan. Masa tidak parkir di gacoan dan tidak bawa kendaraan juga ditarik parkir? Lihat review di Google Maps juga sama, mereka ngeluh juga sama tukang parkirnya," tulisnya, dikutip SuaraJogja.id pada Kamis (5/5/2022).
Akun tersebut bahkan turut melampirkan tangkapan layar dari sejumlah ulasan pembeli di laman pencarian Google. Tak main-main, salah satu cabang terbaru Mie Gacoan itu bahkan hanya mendapat rating 1,1 dari sekitar 1.400 pengguna yang memberi penilaian.
Berita Terkait
-
Ramai Dugaan Pungli Berkedok Tukang Parkir di Mie Gacoan Gejayan, Dishub Sleman Segera Turun Tangan
-
Geger Pungli di Warung Makan Berkedok Tukang Parkir, Pembeli Tak Bawa Kendaraan Tetap Ditarik Biaya Parkir
-
Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran, Dishub Sleman Siapkan Posko Penjagaan hingga Jalur Alternatif
-
4 Rekomendasi Kuliner Bertema Mie di Banyumas yang Hits Banget
-
Resep Viral Mie Setan dan Mie Angel ala Mie Gacoan, Begini Cara Mudah Membuatnya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup