SuaraJogja.id - FH (33) seorang pemudik asal Pulomerak, Cilegon, Banten kehilangan HP karena dicopet. Saat itu korban berada di dalam bus yang ditumpanginya.
Kapospam Lebaran Sedayu AKP Sarijan menjelaskan, cerita berawal saat personel yang tergabung dalam di Pospam Lebaran Ops Ketupat Progo 2022 Sedayu berhasil menemukan sebuah HP milik korban. Kejadian kecopetan itu terjadi pada Kamis (5/5/2022) sekitar pukul 12.30 WIB.
"Korban yaitu FH naik bus dari Purworejo menuju Yogyakarta," katanya, Jumat (6/5/2022).
Ketika sudah berada di dalam bus dan karena kursi bus telah terisi penuh penumpang maka terpaksa FH naik bus dengan posisi berdiri. Setelah sampai di simpang tiga Klangon, Sedayu, Bantul, FH turun dari bus.
"Saat mau mengambil HP yang ada di dalam tas, ternyata resleting tas sudah dalam keadaan terbuka dan HP tidak ada lagi di tas," ungkapnya.
Kemudian korban langsung berinisiatif melaporkan peristiwa tersebut ke Pospam Sedayu yang berada tidak jauh dari posisi turun dari bus.
Setelah mendapat laporan tersebut, personel pospam Sedayu langsung melakukan pengejaran dan menghubungi piket jaga Polsek Sedayu untuk segera menghentikan bus yang dimaksud.
Setelah sampai di depan Mapolsek Sedayu bus itu dihentikan. Lalu FH didampingi personel Pospam Sedayu masuk ke dalam bus dan berhasil menemukan HP miliknya di bawah kursi bus.
“Dimungkinkan ada pencopet di dalam bus tersebut dan setelah mengetahui bus dihentikan oleh polisi maka HP segera dibuang di bawah kursi untuk menghilangkan jejaknya,” ujarnya.
Baca Juga: Ponsel Kecopetan Bisa Ditanggung Asuransi Tokopedia? Ini Faktanya
Korban pun berterima kasih kepada polisi, khususnya personel Pospam Sedayu yang berhasil menemukan HP miliknya.
“Terima kasih kepada pak polisi yang bertugas dengan sigap,” kata FH.
Berita Terkait
-
H+3 Lebaran, Belum Ada Lonjakan Pemudik yang Kembali ke Jakarta Melalui Terminal Pulo Gebang
-
Hari Keempat Libur Lebaran 132 Ribu Wisatawan Serbu Obyek Wisata di Bantul, Dinpar Yakin Target Kunjungan Tercapai
-
Siap-siap, Puncak Arus Balik Lebaran 2022 di Nagreg Diprediksi Mulai Terjadi Hari Ini
-
Belum Terjadi Lonjakan Arus Balik Kendaraan Roda Dua via Kalimalang, Petugas: Mungkin Malam Ini
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Motor Listrik Rakitan Siswa SMK Ini Tembus 132 Km/Jam, Suaranya Nyaris Tak Terdengar
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?