SuaraJogja.id - Selama empat hari libur lebaran sejak 2-5 Mei 2022 tercatat ada 132.871 wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Bantul. Kondisi ini berimbas pada kenaikan okupansi hotel di Bumi Projotamansari.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul Nurman Asmuni menyampaikan bahwa okupansi hotel mencapai 90 persen selama libur lebaran kali ini. Tak menutup kemungkinan persentasenya bisa meningkat akhir pekan ini.
"Kami prediksi okupansi hotel bisa naik sampai 95 persen dan bertahan hingga akhir pekan," kata dia, Jumat (6/5/2022).
Ihwal lama tinggal, ujarnya, wisatawan rata-rata menginap 3-5 hari. Menurutnya, itu lantaran Bantul memiliki banyak objek wisata (obwis).
"Karena di sini banyak obwis jadi rata-rata wisatawan yang menginap di hotel rata-rata 3-5 hari," ujarnya.
Untuk tarif hotel, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pelaku usaha. Namun, dia tak menampik jika hotel-hotel menaikkan menaikkan tarif menginap.
"Kenaikan (tarif kamar hotel) ada yang dua kali bahkan dua kali lebih, itu saja laku," ucapnya.
Menurutnya, kondisi tersebut masih tergolong wajar karena permintaan meningkat. Sedangkan jumlah hotel berbintang di Bantul tidak terlalu banyak seperti di Kota Jogja atau Sleman.
"Di Bantul, 90 persen itu hotel kelas melati di sebelah selatan, dan 10 persennya berada di daerah yang berbatasan dengan kota. Tapi walaupun banyak kelas melati tetap saja penuh," ungkapnya.
Baca Juga: Diduga Korsleting Saat Isi Daya Ponsel, Sebuah Rumah di Jetis Bantul Dilalap Si Jago Merah
Dia menambahkan, restoran-restoran banyak dikunjungi setelah H+2 Lebaran. Adapun yang paling berkunjung merupakan rombongan keluarga.
"Biasanya keluarga itu mengadakan halalbihalal sekaligus makan bersama," katanya.
Berita Terkait
-
Libur Lebaran, Objek Wisata di Siak Sudah Dikunjungi 9.505 Orang
-
Epidemiolog Sebut Kasus Covid-19 Akan Terlihat Satu Bulan Setelah Lebaran
-
Kapan Siswa SD, SMP, SMA Masuk Sekolah? Kabar Baik, Libur Sekolah Diperpanjang!
-
Tak Merusak Fasilitas Hotel, Wanita Ini Ungkap Tips Hangatkan Bakso saat Staycation
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Waktu Buka Puasa di Jogja Hari Ini 24 Feb 2026: Cek Jadwal Magrib dan Doa Lengkap!
-
Saling Jaga di Tengah Keterbatasan: Rutinitas Kakak Beradik Mencari Rezeki Demi Keluarga Sejak Dini
-
7 Fakta Pencurian Tabung Gas LPG 3 Kg di Jogja: Maling Babak Belur Dihantam Stik Golf
-
Sinergi Lumbung Mataraman dan Badan Gizi Nasional: Petani Punk Gunungkidul Siap Pasok Dapur MBG
-
Dishub Kota Yogyakarta Ingatkan Pasar Ramadan Tetap Prioritaskan Fungsi Jalan