SuaraJogja.id - Sebanyak 20 ribuan penumpang dari program mudik gratis Kemenhub dan beberapa program mudik gratis dari instansi pemerintahan telah dipulangkan dari Terminal Giwangan, Kota Jogja. Puncak arus balik penumpang dari Yogyakarta-Jabodetabek mulai terlihat di hari Minggu (8/5/2022).
Pelepasan bus dan penumpang dihadiri oleh Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Suharto, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi, dan Kepala Dishub Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho.
Heroe Poerwadi menerangkan, sejak arus balik dimulai pada 4 Mei 2022 lalu hingga puncak 7 Mei 2022, total sudah 17 ribu penumpang yang balik ke Jabodetabek dari Giwangan.
"Jadi hari ini ada 500 bus, kemarin ada sekitar 17 ribu penumpang yang pulang ke Jabodetabek. Hari ini puncaknya mencapai 21 ribu orang yang kembali (Jabodetabek)," terang Heroe ditemui wartawan saat pelepasan penumpang di Terminal Giwangan, Minggu.
Ia menyebut bahwa program mudik gratis bertujuan untuk memudahkan warga yang akan kembali ke kampung halaman di Jogja saat musim lebaran. Maka dari itu saat arus balik, Pemkot bersama Kemenhub menyediakan bus yang aman selama perjalanan.
"Ini kan alternatif angkutan saat mudik dan arus balik. Paling tidak selama perjalanan ini penumpang merasa aman," terang dia.
Terpisah, Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Suharto mengatakan ada sekitar 1.500 penumpang yang diakomodasi dalam program mudik gratis Kemenhub.
"Selain penumpang kami juga menggratiskan kendaraan motor yang mereka bawa dari Jakarta ke Jogja atau sebaliknya. Layanan ini kita berikan untuk memudahkan mudik di tahun ini," terang dia.
Sementara Kepala UPT Terminal Giwangan, Bekti Zunanta mengatakan untuk puncak arus balik pada hari Minggu ini ada 46 bus yang dilepas. Terdapat sekitar 5 ribu penumpang yang kembali ke Jakarta.
Baca Juga: 30.749 Tiket Kereta di Sumut Periode Arus Balik Terjual
"Tujuannya ke (terminal) Pulogebang sama Kampung Rambutan. Kemarin sudah ada mudik gratis dari instansi lain, hanya saja tidak dibuat seremonial seperti sekarang, ada dari TNI, ada Sido Muncul dan lain-lain. Sehari itu kita berangkatkan 30-35 bus selama masa arus balik ini," katanya.
Terminal Giwangan tetap membuka posko mudik dan arus balik hingga 10 Mei 2022. Pihaknya juga telah menyediakan tambahan 60 armada bus bekerjasama degan Organda bagi pemudik yang memutuskan kembali pada Senin atau Selasa (9-10/5/2022).
Salah seorang penumpang dari Jogja, Sutarmin (42) mengatakan adanya program ini cukup membantu. Dia dan empat orang keluarganya akan kembali ke Bekasi.
"Kita hampir 1 pekan di Jogja ke rumah ibu saya. Lebaran di sini sekaligus liburan. Ya senang juga bisa ikut program mudik gratis ini. Daftar online dan ternyata kuotanya cukup. Dua tahun tidak mudik, tahun ini bisa terbayar juga," ujar Sutarmin.
Berita Terkait
-
30.749 Tiket Kereta di Sumut Periode Arus Balik Terjual
-
Hari Ini Puncak Arus Balik, Antrean Kendaraan Masuk Kota Makassar Makin Panjang
-
Puncak Arus Balik Hari Ini, Garuda Group Proyeksi Angkut 51 Ribu Penumpang
-
The Best 5 Oto: Landmark Brasil Peringati Ayrton Senna, Vespa Hadirkan Cat Baru, dan Cara Atasi Supremasi Tesla
-
Antisipasi Kemacetan Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Hindari Balik Akhir Pekan
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana