SuaraJogja.id - Cendekiawan muslim Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii kembali harus dilarikan ke rumah sakit. Hal itu menyusul keluhan sesak napas yang dialami oleh Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut.
Direktur RS PKU Muhammadiyah Ahmad Faisol menuturkan saat ini Buya dalam kondisi yang stabil. Hal itu dipastikan dengan pemeriksaan medis terkahir yang telah dilakukan tadi.
"Kondisinya stabil ya. Sudah stabil. Sudah stabil beliau (Buya Syafii) dari sisi pemeriksaan yang kita dapatkan masih stabil," ujar Ahmad saat dihubungi awak media, Senin (16/5/2022).
Dijelaskan Ahmad memang saat ini, Buya masih harus menjalani istirahat secara penuh untuk memulihkan kondisinya. Tamu yang akan datang untuk menjenguk pun masih dibatasi untuk sekarang.
Selain permintaan dari keluarga, kata Ahmad dari sisi medis pun dianjurkan demikian. Hal itu demi menjaga waktu istirahat Buya ketika menjalani perawatan di rumah sakit.
"Tamunya sendiri sementara kami batasi karena pembesuk ini kan nanti akan memperberat aktivitas beliau. Karena banyak pembesuk otomatis nanti harus menerima, harus berkomunikasi padahal aktivitas beliau harus kita kurangi," ungkapnya.
Ahmad menambahkan selain memerlukan istirahat yang lebih pihaknya juga akan melakukan sejumlah pemeriksaan tambahan terkait dengan kondisi Buya. Sehingga untuk sementara waktu masih akan menjalani perawatan di rumah sakit terlebih dulu.
"Perlu istirahat, dan mungkin perlu penegakkan diagnosis lebih detail gitu, yang mungkin akan kita laksanakan besok selasa ini," tuturnya.
"Belum (boleh pulang). Masih dirawat. Kita masih perlu mencermati lebih detail lagi penyebabnya," sambungnya.
Baca Juga: Jenguk Buya Syafii Maarif, Ganjar: Semangat Beliau Luar Biasa
Diektahui Buya Syafii telah dirawat sejak Sabtu (14/5/202) sore kemarin. Ia dirawat setelah mengalami sesak napas.
Sebelumnya, Buya sendiri juga sudah pernah mendapatkan penanganan di RS PKU Muhammadiyah Gamping pada bulan Maret lalu. Penyebabnya pun diketahui juga serupa yakni terkait dengan persoalan di jantungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Waspada Campak Mengintai di Musim Liburan: Kenali Gejala, Komplikasi, dan Pentingnya Vaksinasi!
-
Ingin Berwisata ke Lereng Merapi saat Libur Lebaran, Simak Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Sepekan
-
Ribuan Warga Ngalap Berkah Garebeg Syawal, Tradisi Bertahan di Tengah Gempuran Modernisasi
-
Kini Nasabah Bisa Kirim THR dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo
-
BRI Sediakan Berbagai Layanan Keuangan Andal untuk Kebutuhan Nasabah Sepanjang Libur Lebaran