SuaraJogja.id - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) terus memperkuat upaya perlindungan kepada perempuan dan anak khususnya terkait kasus kekerasan seksual yang masih kerap terjadi. Sinergi dan koordinasi dari lintas sektoral terus dilakukan untuk semakin memaksimalkan tidak hanya penindakan tapi pencegahan kasusnya.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengungkapkan hingga saat ini masih ada banyak kasus kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia. Kendati demikian upaya penindakan dan pencegahan senantiasa dilakukan.
"Seperti dengan sekarang, mungkin enam bulan ini tiada hari tanpa laporan kekerasan seksual. Memang kalau kita bicara kekerasan ini adalah fenomena gunung es," kata Bintang ditemui di Balairung UGM, Selasa (17/5/2022).
Maka dari itu, Kementerian PPPA, akan terus berupaya untuk mengawal setiap kasus yang muncul. Koordinasi juga selalu dilakukan dengan sejumlah pihak di daerah dimana kasus kekerasan seksual itu muncul.
"Jadi bagaimana setiap kasus itu betul-betul kita koordinasi dengan APH (aparat penegak hukum) juga bagaimana kasus itu betul-betul bisa diselesaikan secara tepat, tuntas itu yang harapan kita," ujarnya.
Bintang menilai bahwa isu perempuan dan anak merupakan isu yang sangat kompleks dan multisektoral. Sehingga pihaknya tidak bisa sendiri dalam menangani setiap kasus yang muncul.
Harus ada koordinasi dan sinkronisasi yang baik antar setiap kebijakan di semua sektor untuk menanggulangi hal tersebut. Sehingga nantinya dapat tercipta suatu kekuatan yang sinergi dan kolaborasi.
"Makanya setiap kasus akan kita kawal sebaik-baiknya untuk memberikan keadilan kepada korban demikian juga efek jera kepada pelaku," tandasnya.
Baca Juga: Susun Peraturan Turunan UU TPKS, Kementerian PPPA Gandeng Akademisi UGM
Berita Terkait
-
Tangis Amber Heard Cerita Johnny Depp Lakukan Kekerasan Seksual Pakai Botol
-
Amber Heard Menangis Ceritakan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Johnny Depp
-
Dugaan Kekerasan Seksual Johnny Depp, Psikolog Sebut Amber Heard Menderita PTSD
-
Wamenkumham: Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak Termasuk Kejahatan Paling Serius
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Lebaran Tanpa Pulang Kampung: Kisah Pilu Pekerja di Yogyakarta, Tiket Mahal dan Ekonomi Sulit
-
Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama BRI: Kuota 5.000 Pemudik dan 175 Bus
-
Antisipasi Macet di Gerbang Tol Purwomartani, Polda DIY Siagakan Tim Urai dan Pos Pantau
-
Lonjakan 8,2 Juta Pemudik Berpotensi Picu Kemacetan, PHRI DIY Targetkan Okupansi Hotel 85 Persen
-
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Sakit Hati Dibilang Sok Alim saat Pesta Miras