SuaraJogja.id - Setiap sekolah umumnya menghadirkan kegiatan lain selain belajar di kelas untuk murid-muridnya. Biasanya kegiatan tersebut hadir di perayaan-perayaan besar negara seperti Hari Kemerdekaan, Hari Sumpah Pemuda, Hari Kartini dan masih banyak lainnya.
Kegiatan ini biasanya diadakan sekolah dengan tujuan tersendiri untuk para siswanya merasakan pengalaman belajar dengan cara yang berbeda dan asyik.
Tak cuma itu, biasanya setiap sekolah juga punya agenda lainnya yang nggak kalah seru untuk para murid-muridnya berkreatifitas. Seperti salah satu sekolah yang membuat event “no backpack day” saat ke sekolah ini.
Event ini akhirnya viral dan diketahui banyak warganet usai diunggah di media sosial karena keseruan dan kreativitas para murid yang mengganti tasnya dengan hal lain.
“No Backpack Day” ini merupakan agenda satu hari para murid diberi kesempatan untuk mengganti tas ranselnya yang biasanya digunakan ke sekolah dengan hal lainnya. Karena terbiasa membawa tas, para murid harus pintar menggantinya dengan barang apapun yang ada di rumah mereka.
Hasilnya dalam video singkat tersebut terlihat berbagai siswa menggunakan barang yang ada di rumahnya dibawa ke sekolah dan sangat beragam. Ada siswa yang membawa buku pelajarannya di dalam keranjang piknik, kresek belanja, galon, keranjang mainan, dibungkus kain, kandang kucing, trolley mainan, hingga wajan penggorengan.
Aksi kreatif para murid ini lantas menjadi perhatian warganet sekaligus menjadi hiburan karena kelucuan para murid membawa buku pelajarannya dengan media lainnya. Namun tak sedikit warganet yang mengatakan tren ini berawal dari US, tujuannya untuk menghindari ada yang bawa senjata api karena sebuah peristiwa.
“Coba deh masuk stm wkwk. stm naturalnya emang gak pernah bawa tas sekolah, kadang cuma bawa buku 1 kadang cuma bawa diri,” tulis salah satu warganet.
“Seru sih emang tapi kalo eventual aja, cuma sesekali. kalo semisal rutin, lama kelamaan bakalan menimbulkan kesenjangan,” tulis salah satu warganet lainnya.
Baca Juga: Viral! Truk Tangki Pertamina Ditabrak hingga Bocor, BBM Pertalite Sampai Tumpah Ke Jalan
“Mantap banget, kalo kayak gini nggak pernah bosen sekolah,” komentar warganet di Twitter.
“Pada lucu-lucu banget jadi bikin kangen sekolah,” tulis warganet di kolom komentar.
Unggahan video event “No Backpack Day” di salah satu sekolah ini lantas viral dan mendapatkan lebih dari 39 ribu likes.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Pasang Tulisan Pakai Stiker Begini, Penampakan Gerobak Tukang Batagor Bikin Wargnet Heran
-
Unik, Pasangan ini Selesaikan Masalah dalam Hubungannya di atas Ring Tinju
-
Cara Juru Parkir Ini Beri Intruksi ke Pengemudi di Mall Paragon Bikin Ngakak, Warganet: Legend Ini
-
Nagih Utang ke Emak-emak, Petugas KSP Kena Lempar Kerupuk Malah Ndagel: Enak Lur Hekya Hokya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara