"Harus bisa" bukan lagi kata-kata yang tepat baginya. Dia menghilangkan kata "harus," hingga tersisa "bisa" yang selalu tertanam di kepalanya.
Kemenangan untuk Keluarga
Dua bulan berjuang tanpa mendapat biaya juga menjadi pelecut semangat Odekta untuk memenangi lomba.
Dia harus mengorbankan tidak hanya materi tetapi juga terkuras secara emosi -- "butuh air mata, sangat banyak hal yang diperjuangkan," ucapnya.
Malam sebelum bertanding dia menuliskan kata-kata penyemangat pada selembar kertas dengan foto kedua orang tua dia tempelkan di sana.
Kertas yang dia tunjukkan usai mencapai garis finis.
"Akhirnya… Impianku selama ini terwujud mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia. Terima kasih Ayah Ibu atas doa restu mu," begitu bunyinya.
Sempat terhalang restu orang tua, kemenangan yang satu demi satu diraih perempuan berusia 30 tahun itu menjadi pembuktian diri.
"Mau sampai kapan berlari," menjadi pertanyaan yang sulit untuk dijawab Odekta, terlebih usianya sudah tak lagi muda.
Namun, Odekta tahu betul apa yang dia inginkan sejak memfokuskan diri untuk persiapan PON XIX 2016 Jawa Barat. Pada ajang pesta olahraga nasional empat tahunan itu, Odekta berhasil meraih medali perunggu di nomor marathon putri.
Meski begitu, kemenangan tersebut tampaknya belum menjadi jawaban bagi orang tua Odekta yang beranggapan bahwa profesi atlet tidak menjamin masa depan yang cerah dan lebih menginginkan dia untuk mendapat pekerjaan kantoran.
Hingga akhirnya, perjuangan Odekta habis-habisan melawan atlet-atlet dunia saat dia turun di ajang Asian Games 2018 membuka mata orang tuanya.
Satu demi satu medali kemudian berhasil dikoleksi untuk meluluhkan hati, termasuk perunggu di nomor 10.000 meter putri pada SEA Games 2019.
Emas di PON XX Papua pada Oktober menjadi bekal bagi Odekta untuk mengantongi restu ayah ibu menuju Vietnam.
Doa orang tua juga dia rasa menjadi obat paling mujarab, selain dukungan pelatih dan teman-teman berlatih, ketika dia harus bersusah payah mempersiapkan diri secara mandiri untuk SEA Games ke-31.
Berita Terkait
-
Timnas MLBB Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 31 Vietnam 2021
-
Top 5 Sport: Hajar Malaysia di Final, Timnas Sepak Takraw Indonesia Sabet Emas SEA Games 2021
-
Emas Pertama Cabor Judo Didapat Iksan Apriyadi dalam SEA Games Vietnam 2021
-
Jadwal Perebutan Medali Perunggu SEA Games 2021 Indonesia vs Malaysia
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat