SuaraJogja.id - Dukungan kembali datang kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk maju sebagai Calon Presiden Pemilu 2024 mendatang. Namun tidak hanya sendiri Ganjar bahkan sudah dipasangkan dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
Dukungan kepada keduanya itu datang dari gerakan masyarakat arus bawah atau grassroad yang dinamai Relawan Ganjar Perkasa. Relawan ini muncul setelah survei kepada sekelompok masyarakat terkait siapa yang cocok maju dalam bursa Capres dan Cawapres dua tahun mendatang.
"Relawan ini sebenarnya awalnya kita ini survey terus menghasilkan dua nama yang akhirnya itu menjadi yang terbesar yaitu Ganjar dan Andika Perkasa. Nah di situ juga kita dituntut bagaimana kalau kita ini membuat relawan sekalian," kata Ketua Umum Relawan Ganjar Perkasa Wayan Darma Putra saat ditemui awak media, Jumat (20/5/2022).
Wayan memastikan komunitas relawan ini tidak memiliki hubungan sama sekali dengan partai politik. Gerakan ini murni hadir untuk mendukung dua sosok tersebut.
"Ini murni relawan tidak ada hubungannya sama sekali dengan partai dan dukungan partai pun sama sekali tidak ada. Jadi ini kita murni memberikan manusia yang menurut orang-orang yang kita survei itu baik buat mereka, engga ada urusan partai dan lain-lain," ujarnya.
Disampaikan Wayan, duet Ganjar-Perkasa ini dinilai ideal untuk Indonesia saat ini dan di masa mendatang. Mengingat latar belakang mereka yang berasal dari sipil dan militer.
Menurutnya dua hal itu dapat menjadi penyeimbang bagi Indonesia. Tidak hanya secara internal di negeri sendiri tapi juga di luar negeri.
Apalagi berdasarkan survei yang telah dilakukan 80 persen koresponden memilih Ganjar sebagai. Dengan 60 persen nama Cawapres ditempati oleh Andika Perkasa.
"Di dalam negeri menurut kami hanya Pak Ganjar yang bisa meneruskan apa yang Pak Jokowi lakukan. Untuk di luar negeri bagaimana Indonesia dilihat di mata dunia kuat militernya dan lain-lain kan itu harapan banyak orang dan di situlah ada Pak Andika. Makanya ini menurut kita yang paling bagus untuk jadi pasangan," tuturnya.
Baca Juga: Ngaku Stress Dukung MU, Ganjar Pranowo Ditawarin Gus Nadir Jadi Fans Liverpool: Udah dapat 2 Piala
Ditambahkan Wayan, relawan ini akan banyak bergerak secara online melalui media sosial yang ada. Sasarannya adalah kaum milenial dan generasi Z tanpa melupakan generasi yang sudah ada sebelumnya.
"Langkah setelah ini, launching di kota-kota lain, Bandung, Bali, Surabaya, Jakarta, terus untuk penyebaran akan kita buat di setiap provinsi, turun ke kabupaten dan kecamatan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Tak Ingin Masyarakat Terbelah seperti Pilpres 2019, Zulkifli Hasan Berharap Pasangan Capres-Cawapres Lebih dari 2
-
Pengamat Sebut Generasi Milenial Lebih Memilih Prabowo Subianto Sebagai Capres 2024, Bagaimana dengan Ganjar Pranowo?
-
Peluang Ganjar dan Ridwan Kamil Jadi Capres Kecil, Pengamat Ungkap Cocoknya Isi Posisi Ini
-
Hasil Survei LSJ: Prabowo Subianto Capres yang Paling Banyak Jadi Pilihan Generasi Digital Natives
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar