SuaraJogja.id - Jumlah akumulatif pasien Covid-19 yang sudah sembuh mencapai 5.893.860 orang atau 97,36 persen dari total 6.053.424 orang yang dikonfirmasi terinfeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 di Indonesia sejak awal Maret 2020 sampai Rabu (25/5/2022) siang.
Menurut data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Rabu jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 bertambah 232 orang dari hari sebelumnya dengan tambahan paling banyak berasal dari DKI Jakarta (64 orang) disusul Jawa Barat (62 orang), Jawa Timur (26 orang), Jawa Tengah (17 orang), dan Banten (12 orang).
Kasus positif COVID-19 pada Rabu tercatat bertambah 315 dari hari sebelumnya dan DKI Jakarta menjadi penyumbang terbanyak dengan tambahan 128 kasus diikuti Jawa Barat (47 kasus), Banten (26 kasus), Jawa Timur (25 kasus), dan Bali (25 kasus).
Jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 tercatat bertambah lima orang menjadi total 156.553 orang pada Rabu.
Pasien Covid-19 yang masih menjalani karantina dan perawatan pada Rabu sebanyak 3.011 orang, bertambah 78 orang dari hari sebelumnya.
Pemerintah sudah melonggarkan pembatasan kegiatan masyarakat serta aturan pemakaian masker di tempat terbuka karena menilai penularan Covid-19 sudah terkendali.
Kendati demikian, warga tetap menjalankan upaya-upaya untuk menekan penularan penyakit tersebut, termasuk menuntaskan pelaksanaan vaksinasi pada 208.265.720 warga.
Hingga kini vaksinasi Covid-19 dosis pertama tercatat sudah dilakukan pada 200.015.745 orang, vaksinasi dosis kedua sudah mencakup 167.068.380 orang. Sementara vaksinasi dosis ketiga atau penguat sudah diberikan pada 44.656.881 orang.
Baca Juga: Pekan Ketiga Usai Libur Lebaran 2022, Kasus Covid-19 di Bantul Terkendali
Berita Terkait
-
Epidemiolog Sebut Booster Bisa Cegah Long Covid dan Lindungi Kelompok Rentan yang Belum Divaksin
-
Pekan Ketiga Usai Libur Lebaran 2022, Kasus Covid-19 di Bantul Terkendali
-
Kasus Meninggal Akibat Covid-19 di Kaltim Bertambah 1 Orang, Total Ada 5.714 Pasien
-
Motif Remaja Bunuh 19 Anak Sekolah dan 2 Guru di SD Texas Tak Jelas
-
Penyebab Hepatitis Akut Masih Misterius, RSPI Minta Masyarakat Jalankan Prokes Covid-19
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Dukung Asta Cita, BRI Fokuskan KUR untuk Perkuat Sektor Riil
-
Gustan Ganda di Sidang Tipikor: Dana Hibah Pariwisata Bukan Strategi Pemenangan Pilkada Sleman 2020
-
UU Keistimewaan DIY Tinggal Cerita Sejarah, GKR Hemas Desak Masuk Pembelajaran Sekolah
-
PSIM Yogyakarta Lepas Kasim Botan, Manajer Tim Spill Pemain Asing Baru
-
Isu Reshuffle Kabinet Kian Menguat, Akademisi Nilai Menteri Sarat Kritik Layak Jadi Evaluasi