SuaraJogja.id - Atlet berkuda spesialis horse back archery (HBA) Al Makmur Nugraha meraih perunggu dalam kejuaraan Akinci Toyu Raider’s Meet International Horseback Archery Competition di Turki, 20-22 Mei.
Turun pada nomor kelas Turkish Kikac & Double Kabaq, atlet yang akrab disapa Coach Aldo itu menempati posisi ketiga dalam ajang yang diikuti sekitar 80 peserta dari 36 negara.
Menurut Coach Aldo, persaingan dalam ajang tersebut ketat. Bisa naik podium ketiga adalah pencapaian membanggakan sekaligus bisa membuktikan Indonesia mampu bersaing dalam kompetisi panahan berkuda tersebut.
"Selama tiga hari kami sempat sakit ketika baru sampai karena cuaca yang ekstrem. Tempat pertandingannya di kaki gunung. Cukup kaget karena cuaca yang kami hadapi sempat 7 derajat Celcius," kata Coach Aldo seperti dikutip dari Antara, Kamis (26/5/2022).
Pada sisi lain, kompetisi kali ini menjadi penting setelah vakum karena COVID-19. "Event ini adalah perdana setelah lama vakum. Kemudian kami diundang khusus karena memang kami termasuk orang yang senior di panahan berkuda internasional,” kata Coach Aldo.
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) Triwatty Marciano mengucapkan selamat kepada Coach Aldo.
"Selamat kepada Al Makmur Nugraha atau Coach Aldo yang telah meraih menempati peringkat ketiga pada kompetisi dunia yang diikuti puluhan atlet terbaik dunia. Semoga prestasi ini mampu memotivasi altet HBA lainnya," ujar Triwatty.
Senada dengan Triwatty, Ketua Komisi HBA PP Pordasi Brigjen TNI Agape Zacharia memberikan apresiasi kepada Coach Aldo.
"Apresiasi untuk Coach Aldo yang merupakan atlet berkuda kebanggaan Provinsi Riau. Semoga prestasi ini dapat memotivasi atlet-atlet HBA di seluruh Indonesia untuk berprestasi dunia,” ujar Agape.
Baca Juga: Turki Berharap Swedia dan Finlandia Cabut Embargo Ekspor Senjata
Berita Terkait
-
Polisi Berkuda Amankan Wisata Pantai Bebas Parapat Sumut
-
Jadi Salah Satu Rahasia Sehat Ratu Elizabeth, Ini Manfaat Olahraga Berkuda Bagi Tubuh
-
Menengok Pawai Berkuda Tradisional di Desa Jantuk Lombok Untuk Meriahkan Lebaran
-
Serunya Ngabuburit Berkuda Keliling Desa di Banjarnegara, Ini Cerita Lengkapnya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial