SuaraJogja.id - China secara langsung mengungkapkan ketidaksiapannya untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 karena faktor pandemi Covid-19 yang masih berkembang di salah satu negara terbesar Asia.
Mundurnya China sebagai tuan rumah Piala Asia 2023 membuat AFC bergerak cepat dengan cara mengirimkan dokumen penawaran ke 47 negara anggotanya, termasuk Indonesia.
Melalui Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor John, mengatakan jika pihaknya telah mengirim dokumen penawaran ke 47 negara anggotanya, salah satunya Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 menggantikan China.
Dalam dokumen penawaran tersebut, AFC memberikan waktu satu bulan kepada Indonesia dan seluruh anggotanya untuk memberikan jawaban terkait kesiapannya menjadi tuan rumah ajang Piala Asia 2023.
Mendengar kabar jika Indonesia mendapatkan tawaran untuk jadi tuan rumah Piala Asia 2023, banyak netizen yang mendesak PSSI, khususnya Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum, untuk menerima tawaran tersebut.
Pasalnya ini akan menjadi peluang besar bagi anak asuh Shin Tae-yong untuk kembali berlaga di Piala Asia 2023 setelah terakhir kali Timnas Indonesia berlaga di ajang tersebut pada tahun 2007.
"Ayo@pssi ambil tuan rumah piala asia 2023.ayo pak ketum@mochamadiriawan84," desak salah seorang netizen.
"Gas!! gk lolos kualifikasi. Masih dapet jatah tuan rumah.. Ini yang kalian mau kan@pssi @mochamadiriawan84," desak netizen yang lain.
"Pak@mochamadiriawan84terimalah gaskan, tahun 2023 pesta sepakbola di Indonesia nanti jadinya. Ada Piala Dunia U20 juga ambil pak," ungkap netizen lainnya.
Baca Juga: Sandy Walsh dan Jordi Amat Batal Bela Timnas Indonesia, Fachruddin Aryanto Tak Ambil Pusing
"Terima aja , walaupun blum main jordi sandy sm patynama, kan auto lolos, jdnya nnti bs mainn @pssi," kata salah satu netizen.
"Ambil jgn sungkan" ini kesempatan buat kita dan persiapan sebelum tuan rumah piala dunia u-20 @pssi," kata netzien satunya.
"Kalo waktu tepat waktu 1 bulan, tunggu dulu aja hasil kualifikasi di bulan ini, klo lolos kualifikasi lebih jngn ambil jadi tuan rumah taun ini, karna keuntungan utama piala asia tuan rumah bisa kita manfaatkan acara berikutnya," usul netizen yang lain.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Sandy Walsh dan Jordi Amat Batal Bela Timnas Indonesia, Fachruddin Aryanto Tak Ambil Pusing
-
Rekor Laga Indonesia Vs Bangladesh: Enam Kali Pertemuan, Indonesia Lebih Unggul
-
Egy Maulana Vikri Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matcday Lawan Bangladesh,
-
Pelatih Bahrain Takjub dengan Thailand yang Berhasil Repotkan Anak Asuhnya
-
Tak Bisa Membela Timnas di Kualifikasi Piala Asia 2023, Jordi Amat: Ini Kabar Menyedihkan
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Bakal Sweeping Daycare Tak Berizin
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
BRILink Agen Mekaar Bertransformasi Jadi Motor Ekonomi dan Lifestyle Micro Provider
-
Berawal dari Ijazah Ditahan, Eks Karyawan Bongkar Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha