Jam di bagian atas tugu, masih berfungsi dan menunjukkan waktu yang sama seperti saat itu.
"Tugu dirawat oleh Dinas Kebudayaan DIY bekerja sama dengan Pemerintah Kalurahan," tambahnya.
Esthi menuturkan, walaupun pasar Godean yang punya luas lebih dari 8.000 meter persegi itu direvitalisasi, dua peninggalan bersejarah tadi akan dilestarikan. Bahkan untuk area makam, akan dibuat lebih tertata apik.
"Jadi orang datang tidak melihatnya sebagai tempat angker," ucapnya.
Area makam Mbah Jembrak akan dibuat lebih nyaman, sebagai umumnya makam yang kerap diziarahi.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Tina Hastani menjelaskan, rencana revitalisasi Pasar Godean masih terus berjalan.
Pihaknya sedang memproses kelengkapan dokumen dan terus berkoordinasi dengan Kementerian.
"Sebab pembangunan pasar menggunakan anggaran dari Pemerintah Pusat. Intinya kami sedang mempersiapkan semuanya sesiap mungkin,” ujarnya.
Desain Pasar Godean yang baru juga masih berproses, agar menjadi bangunan yang ramah kepada pedagang maupun pengunjung.
Baca Juga: Aksi Sembilan Sindikat Pencurian Toko di Godean Didalangi Perempuan, Begini Pengakuan Pelaku
"Tanpa mengabaikan nilai-nilai seni dan budaya. Semoga pasarnya cantik, pedagang tambah laris," tandasnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Pedagang Bendera Musiman di Jogja Gigit Jari, Instansi Pilih Stok Lama
-
Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan