SuaraJogja.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memang kini masih berduka kehilangan anak sulungnya, Emmeril Khan Mumtadz atau Eril, untuk selama-lamanya. Namun, dia lega karena jenazah sang anak kini sudah ditemukan setelah tenggelam di Sungai Aare, Swiss.
Di tengah duka yang dirasakannya setelah Eril dipastikan meninggal dunia dengan ditemukannya jenazah sang anak, pria yang akrab disapa Kang Emil ini terlihat masih bisa merespons komentar netizen. Salah satu seperti pada postingan akun gosip @pembasmi.kehaluan.reall pada Jumat (10/6/2022).
Akun gosip itu mengunggah ulang capture komentar netizen yang dibalas langsung akun Instagram Ridwan Kamil.
Netizen itu menduga kalau Kang Emil akan trauma bahkan phobia kalau melihat air.
"Nggak bisa bayangin si pasti agak phobia juga lihat air apalagi menyangkut sungai dan banjir," komentar netizen tersebut.
Siapa sangka kalau Ridwan Kamil memberikan jawaban di luar dugaan. Bahkan dia masih bisa menuliskan komentarnya dengan nada lawakan.
"Itu mah imajinasi netizen aja. InsyaAllah saya tidak ada phobia apa-apa, kecuali jika disuruh bayar utang," kata Kang Emil.
Sontak saja banyak netizen yang mengaku senang melihat balasan Ridwan Kamil seperti itu. Mereka menganggap sang gubernur sudah kembali bisa bercanda dan melawak lagi seperti sebelum-sebelumnya.
Ada juga yang penasaran bagaimana cara Ridwan Kamil bisa bangkit dan begitu ikhlas atas kejadian yang menyebabkan putra kesayangannya meninggal dunia.
Baca Juga: Viral Curhat Sahabat Kental Eril: Kau Tak Bisa Menghentikan Matahari Terbenam...
"Pak RK the best masih bisa ngelawak," komentar netizen salut.
"Itulah kenapa aku ngefans sama pak ridwan, humoris nya ga tau tempat, semangat bapak," komentar yang lain.
"Auto ngakak kangen si bapak yang suka menghibur," netizen lain merindukan sosok humoris Kang Emil.
"Ilmu ikhlas keluarganya pak RK sudah tinggi. Respect," sebut yang lainnya.
"Benar-benar ikhlas dan sabar.. meski diberi cobaan tetap menunjukkan karakter yang sesungguhnya," sanjung lainnya.
Seperti diketahui, Ridwan Kamil memang dikenal sebagai sosok publik figur yang dekat dengan publik terutama dengan netizen-netizen di dunia maya. Dia menggunakan sosial medianya tak hanya untuk memamerkan kegiatan selama bertugas sebagai pejabat tetapi juga terkadang mengunggah konten receh yang digemari netizen.
CEK UNGGAHANNYA DI SINI.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Viral Curhat Sahabat Kental Eril: Kau Tak Bisa Menghentikan Matahari Terbenam...
-
Azan dan Pelukan Cinta Terakhir Ridwan Kamil Buat Eril
-
Fakta-fakta Usai Jenazah Eril Ditemukan: Kondisi Jasad Utuh hingga Yellow Notice Segera Ditutup
-
Emmeril Kahn Mumtadz Ditemukan dalam Kondisi Tersenyum dan Utuh, Atalia Praratya: Allahu Akbar!
-
Jenazah Eril Tiba di Bandung Minggu Lusa, Akan Dimakamkan di Makam Keluarga Cimaung
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Reaktivasi Kepesertaan PBI JK Makin Membludak, Pasien Rentan dan Rutin Berobat Diprioritaskan
-
Nekat Pepet Jambret hingga Jatuh, Mahasiswi di Jogja Sempat 'Overthinking' Takut Disalahkan Netizen
-
Sistem Pangan Lemah, Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan Makin Tak Terkendali
-
Beda Nasib dengan Hogi, Warga dan Mahasiswi Penangkap Jambret di Kota Jogja Justru dapat Penghargaan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima