SuaraJogja.id - Sleman City Hall resmi membuka wahana rumah hantu yang terbesar di Indonesia pada Sabtu, 18 Juni 2022. Wahana rumah hantu ini ditawarkan dengan model drive thru yang cocok untuk mengisi waktu luang bersama keluarga kesayangan.
Semakin banyaknya masyarakat yang tertarik dengan wisata horor, menjadi inspirasi terbesar bagi tim Sleman City Hall untuk menciptakan wahana. Bahkan untuk membuat versi yang terbaik, SCH bekerja sama secara khusus dengan tim Dunia Hantu Indonesia.
Wahana rumah hantu ini sebenarnya menjadi wahan rumah hantu kedua yang ditawarkan untuk para pegunjung Sleman City Hall. Sebelumnya, ada wahana sejenis yang dibuka dalam periode bulan Mei sampai Juni 2022 lalu.
Jika pada wahana sebelumnya, para pengunjung diminta jalan kaki, maka beda halnya dengan wahana rumah hantu kedua ini. Nantinya, para pengunjung akan menaiki mobil pribadi dan membunyikan klakson tiga kali agar bisa masuk.
Namun jangan khawatir, bagi yang tidak membawa mobil, nantinya bisa mencoba fasilitas yang sudah disediakan, yaitu odong-odong. Odong-odong ini didesain tanpa atap dan jendela sehingga menambah sensasi ketika berada di dalam wahana.
Untuk satu kali coba, para pengunjung juga hanya perlu membayar HTM sejumlah Rp50 ribu saja, baik weekday maupun weekend. Biaya tersebut sudah satu paket dengan kendaraan odong-odong yang disediakan.
Jika datang pada weekday, sesi pertama dimulai pukul 14:00-17:30 WIB dengan last entry pada pukul 17:00 WIB. Sesi kedua dibuka pada pukul 18:30-22:00 WIB dengan last entry pada pukul 21:00 WIB.
Namun jika ingin datang ketika weekend, sesi pertama dimulai pukul 13:00-17:30 WIB dengan last entry pada pukul 17:00 WIB. Untuk sesi kedua dimulai pukul 18:30-22:00 WIB, dengan last entry pukul 21:00 WIB.
Wahana ini kembali mengusung tema kampung penari yang diinpirasi dari film KKN Desa Penari yang sedang banyak diperbincangkan. Suasana di dalamnya pun dibuat sepersis mungkin dengan detail yang ada di dalam film.
Baca Juga: Jalin Silaturahmi di Bulan Ramadhan, PT Garuda Mitra Sejati Gelar Media Gathering
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
7 Fakta Pencurian Tabung Gas LPG 3 Kg di Jogja: Maling Babak Belur Dihantam Stik Golf
-
Sinergi Lumbung Mataraman dan Badan Gizi Nasional: Petani Punk Gunungkidul Siap Pasok Dapur MBG
-
Dishub Kota Yogyakarta Ingatkan Pasar Ramadan Tetap Prioritaskan Fungsi Jalan
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
-
Warga Jogja War Penukaran Uang Baru, Rela Antre Online demi THR Lebaran