SuaraJogja.id - Usai berhasil membawa Timnas Indonesia merebut tiket putaran final AFC 2023 di ajang Kualifikasi Piala Asia, Shin Tae-yong menyempatkan diri untuk memberikan nasehat kepada anak asuhnya sebelum melepasnya kembali ke klub masing-masing.
Timnas Indonesia memastikan ikut serta dalam ajang Piala Asia 2023 setelah menjadi 5 runner-up terbaik dari 6 runner-up yang ada. Dalam perjalanannya di ajang Kualifikasi Piala Asia di Kuwait, anak asuh Shin Tae-yong mencatatkan 2 kali kemenangan dan satu kali kalah.
Di laga perdana Indonesia berhasil permalukan tuan rumah Kuwait dengan skor 2-1. Pada pertandingan kedua, anak asuh Shin Tae-yong harus takluk atas tim kuat Yordania dan pertandingan terakhir skuad Garuda mampu bantai Nepal dengan skor 7-0 tanpa balas.
Kemenangan besar atas Nepal membuat Indonesia berada di urutan kedua sebagai runner-up terbaik dan menjadikan tim Merah-Putih berhak lolos ke putaran final Piala Asia 2023 mendatang.
Usai menjalani serangkaian pertandingan pada ajang kualifikasi Piala Asia di Kuwait, skuad Garuda tiba di tanah air pada Kamis (16/6/2022) dan akan kembali ke klubnya masing-masing. Namun sebelum melepas kepergian anak asuhnya, Shin Tae-yong sempat menitipkan pesan kepada para punggawa Garuda.
Shin Tae-yong mengatakan jika dirinya sangat berterima kasih atas perjuangan anak asuhnya. Menurut pelatih asal Korea Selatan tersebut, yang menjadi masalah selama ini dalam skuad Garuda adalah gampang menyerah.
“Peran pemain semua sama, saya sangat berterima kasih. Kita sudah coba, terbukti bisa kan? Selama ini kita meyerah dengan gampang. Itu yang menjadi masalah kita selama ini,” ujar Shin Tae-yong dilansir dari kanal Youtube PSSI dikutip, Minggu (19/6/2022).
Pelatih yang pernah mengalahkan Jerman bersama Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 mengatakan, bahwa tekad kuat harus menjadi modal utama untuk bisa mengalahkan tim kuat mana pun. Shin Tae-yong berharap, ketika kembali untuk membela timnas Indonesia, jangan gampang menyerah.
“Kalau kita punya tekad kuat, melawan tim mana pun sebenarnya kita bisa. Begitu kembali ke sini (timnas), jangan ada yang gampang menyerah. Kamu semua harus menjadi pemain yang harus berusaha terus,” sambungnya.
Perkataan Shin Tae-yong tersebut lantas dibenarkan oleh para netizen. Menurut mereka mental para pemain kalah sebelum bertanding dan takut duluan terhadap lawan.
"Bener coach udh kalah sebelum bertanding.. Udh takut duluan sama lawan," ungkap salah seorang netizen.
"Benar pantang menyerah pasti bisa," kata netizen lainnya.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
3 Pemain Keturunan Tiba di Indonesia, Urus Naturalisasi Jelang Piala Dunia U-20 2023?
-
Belum Terlihat di Sesi Latihan Lechia Gdansk, Masa Depan Witan Sulaeman Dipertanyakan
-
Sepak Bola Vietnam: Tahun 2003, Suporter Bentrok dengan Sajam hingga Granat, Pada 2018 Sukses Kangkangi Indonesia
-
Cerita Jhonny van Beukering, Eks Pemain Timnas Indonesia yang Kini Jadi Penjaga Klub Striptis
-
Rekor dan Statistik Timnas Indonesia Selama 4 Kali Mengikuti Piala Asia
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat