SuaraJogja.id - Beberapa waktu lalu beredar sebuah video singkat yang memperlihatkan seorang kakek diduga kena tipu bosnya usai mendapatkan gaji berupa uang palsu. Kisah yang terjadi di kawasan Tulang Bawang Barat, Lampung itupun menuai banyak sorotan hingga ditindaklanjuti aparat setempat.
Diketahui sebelumnya seorang kakek di kawasan Tulang Bawang Barat, Lampung dikabarkan kena tipu bosnya. Dari video yang beredar luas, dijelaskan dari narasinya bahwa kakek tersebut baru saja mendapatkan gaji setelah menebang kebun tebu. Tapi yang jadi sorotan, uang gaji yang diterima berupa uang mainan.
Kisah kakek yang kena tipu gaji uang mainan itupun viral termasuk mendapat atensi dari artis Baim Wong dan rekan-rekan sesama seleb.
Belakangan diketahui bahwa kejadian itu merupakan penipuan. Hal itu terlihat dari pengakuan sang kakek lewat video yang diunggah Polres Tulang Bawang.
Dalam pengakuan yang disampaikan, kakek bernama Sunardi (72) tersebut menjelaskan bahwa uang mainan yang dibawanya ke pasar Pulung Kencana beberapa waktu lalu itu ditemukan di pinggir jalan, bukan berasal dari gaji yang diberikan oleh PTDN.
"Assalamualaikum, saya Sunardi bin Sirat mohon maaf kepada seluruh lapisan masyarakat atas terjadinya video viral uang mainan yang saya belanjakan di pasar Pulung Kencana, Tulang Bawang Barat. Uang mainan tersebut saya temukan di jalan bukan hasil nebang tebu di PTDN, jadi itu semua rekayasa saya sendiri, oleh karena itu saya mohon maaf sebesar-besarnya dan saya berjanji tidak akan mengulangi lagi," jelasnya seperti dikutip dari akun Instagram @humaspolrestuba.
Dari keterangan video tersebut dijelaskan kronologi sebelum uang mainannya viral di media sosial.
Disebutkan bahwa kakek Sunardi yang diketahui warga Tiyuh Kagungan Ratu, membawa uang sebanyak Rp450 ribu dengan pecahan Rp100 ribu sebanyak 2 lembar dan pecahan Rp50 ribu sebanyak 5 lembar.
Seusai menemukan uang mainan tersebut di pinggir jalan, Sabtu (18/6/2022) sekitar pukul 11.00 WIB, pria yang berprofesi sebagai buruh tersebut pergi ke pasar Pulung Kencana untuk membeli daging ayam.
Baca Juga: Viral Diupah Pakai Uang Mainan, Kakek Sunardi Meminta Maaf Telah Berbohong
Namun saat itu si pedagang mengenali uang yang dibawanya berupa uang mainan. Hingga kemudian setelah itu beredar video viralnya dimana kakek Sunardi dalam keterangannya mengaku ditipu bosnya seusai menebang tebu yang diupah dengan uang mainan.
Pihak Polres Tulang Bawang pun langsung merespon atas viralnya video kakek yang dinarasikan digaji dengan uang mainan tersebut.
"Petugas kami yang dipimpin langsung Kanit Tipidter Satreskrim Ipda Andy Ruswandy langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran video yang viral tersebut," terang Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Wido Dwi Arifiya Zaen seperti dikutip dari situs resmi polres.
Dari hasil penyelidikan didapatkan fakta bahwa tidak benar uang mainan tersebut berasal dari gaji tebang tebu.
"Motif kakek ini berbohong adalah untuk mendapatkan kembalian dengan uang asli. Setelah ia membayar dengan menggunakan uang mainan yang ditemukan di pinggir jalan," jelas AKP Wido.
Aksi prank kakek Sunardi yang mengaku dapat gaji uang mainan itupun mendapat beragam respon netizen.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Diupah Pakai Uang Mainan, Kakek Sunardi Meminta Maaf Telah Berbohong
-
Viral Kakek Digaji Uang Mainan, Berakhir Damai yang Tuai Kecurigaan Publik
-
Nyesek! Kakek Tebang Tebu Dibayar Pakai Uang Mainan, Tuai Kecaman Warganet
-
Viral Kakek Penebang Tebu Digaji dengan Uang Mainan, Raut Wajah Kecewa Jadi Sorotan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat