Kakek penebang tebu digaji pakai uang mainan (Instagram/@fakta.indo)
"Yang mana yang bener nihh pak sebelumnya dari pihak mandor mengakui keteledoran dan mengaku uang itu mainan anaknya..haduh," tulis yes****
"Itu kayanya diancem deh kakeknya," kata aj***
"Jadi yang bener yang mana pak? Mandornya salah ngasih uang apa kakeknya yang rekaya?" tanya ano*****
Direspon Baim Wong
Video viral yang menarasikan seorang kakek ditipu bosnya dengan uang mainan nyatanya jadi atensi banyak orang termasuk seleb Baim Wong.
Lewat unggahan di akun Instagramnya, Baim Wong mengecam tindakan bos yang diduga menipu kakek Sunardi dengan memberikan uang mainan.
"Jahat banget ini bosnya digaji pakai uang palsu, Yuk cari tau sekalian mau tau bosnya siapa sih!! Kawal sampe tuntas ga?" tulisnya.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Diupah Pakai Uang Mainan, Kakek Sunardi Meminta Maaf Telah Berbohong
-
Viral Kakek Digaji Uang Mainan, Berakhir Damai yang Tuai Kecurigaan Publik
-
Nyesek! Kakek Tebang Tebu Dibayar Pakai Uang Mainan, Tuai Kecaman Warganet
-
Viral Kakek Penebang Tebu Digaji dengan Uang Mainan, Raut Wajah Kecewa Jadi Sorotan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat