SuaraJogja.id - Pemerintah Arab Saudi telah mengizinkan umat Islam di Indonesia dan negara lain melaksanakan ibadah haji di tahun 2022. Ratusan haji Indonesia pun sudah tiba di Arab Saudi dan momen penyambutan mereka viral di media sosial.
Ketika pandemi Covid-19, pemerintah Arab Saudi melarang umat Islam melaksanakan ibadah haji untuk periode tahun 2020 dan 2021. Lalu seiring dengan penurunan kasus Covid-19, akhirnya pemerintah Arab Saudi mengizinkan jemaah haji asal Indonesia melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.
Alhasil momen kedatangan kloter pertama jemaah haji asal Indonesia disambut mereka. Seperti video yang diunggah oleh akun Instagram @beasiswasaudi yang memperlihatkan momen kedatangan kloter pertama haji Indonesia.
Tampak ada puluhan orang Arab Saudi dan panitia haji Indonesia berkumpul di pinggir jalan. Beberapa detik kemudian, datang satu bus yang membelah kerumunan tersebut. Satu per satu jemaah haji Indonesia pun keluar dari bus dan disambut oleh karpet merah dan panitia haji berseragam rompi hijau yang membawa tongkat lampu berwarna-warni.
Kemudian di ujung karpet ada beberapa orang Arab Saudi yang memberikan sambutan sambil membagikan bunga ke setiap jemaah. Dari raut wajahnya para jemaah haji yang baru tiba pun merasa senang atas penyambutan yang dilakukan.
“Ahad malam, jamaah haji Indonesia mulai berdatangan di Makkah. Tampak kebahagiaan di wajah mereka, akhirnya cita-cita haji sebentar lagi terwujud setelah sempat tertunda karena pandemi,” tulis keterangan di video.
Momen kedatangan kloter pertama haji Indonesia mendapatkan komentar dari warganet. Mereka merasa takjub dengan sambutan yang diberikan sambil berdoa agar jemaah haji Indonesia bisa melaksanakan ibadah dengan baik.
“Masya Allah Tabarakallah. Semoga kami juga bisa dipanggil untuk berhaji,” ujar warganet.
“Semoga menjadi Haji yg mabrur dan semua bisa berziarah ke Makam Rosululloh SAW,” tutur warganet.
Baca Juga: Pelepasan Calon Jamaah Haji Mojokerto, Bupati Ikfina Imbau Soal Mutasi Omicron
“Ya Allah sampaikan aku, kedua orangtuaku, anak dan seluruh keluargaku ke Baitul Haram,” ungkap warganet.
“Maasyaallah sehat sehatt di kota tercinta yaa para jemaah haji. Semoga yg blm bisa kesana bisa secepat nya disana, aamiin allahumma aamiin,” ucap warganet.
“Masya Allah semoga kita semua dimudahkan untuk menunaikan ibadah haji,” harap warganet.
Momen kedatangan jemaah haji kloter pertama asal Indonesia ini mendapatkan 2.122 likes dan 41 komentar dari warganet.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Rasa Lelah Jemaah Haji Menempuh Perjalanan 54 Jam Terhapus Setelah Melihat Kakbah
-
Ini Ciri-ciri Haji Mardud, Waspadai Tanda Ibadah Haji Ditolak Allah
-
Tanggapi Jawaban Ridwan Kamil soal Saudaraan, Tiara Marleen Disentil: Suka Ngarang Cerita
-
Pemerintah Arab Saudi Menerapkan Standar Tinggi Pelayanan Haji 1443 Hijriah
-
Bacaan Doa untuk Jemaah Haji, Bacaan Walimatus Safar Haji Agar Lancar Ibadahnya
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana