SuaraJogja.id - Mendekati hari raya Idul Adha seperti sekarang, para peternak harus mulai meningkatkan kewaspadaan mereka.
Hal itu dilakukan, agar kejadian yang menimpa Syifa, seorang peternak di Balecatur, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman tak lagi terulang.
Korban pencurian ternak domba, Syifa, mengaku mengalami kerugian mencapai Rp25 juta, akibat kejadian yang menimpanya.
Kandang domba miliknya yang berada di Balecatur disatroni maling. Hingga menyebabkan delapan ekor domba yang selama ini ia rawat dan gemukkan, dan dipersiapkan untuk dijual menyambut Iduladha, raib.
"Kondisi kandang saat itu tidak ada yang jaga. Aktivitas yang terlihat dalam rekaman CCTV terakhir itu jam 18.00 WIB," kata dia, dijumpai di Mapolsek Gamping, Jumat (24/6/2022).
Ia mengaku, saat kejadian berlangsung, selain tak terekam di kamera sirkuit televisi, tidak ada pergerakan yang terdeteksi di kandang.
Kapolsek Kompol Bartolomeus Muryanto mengungkap, pencurian ternak yang menimpa korban Syifa itu selanjutnya dilaporkan kepada jajaran Unit Reskrim Polsek Gamping.
Lewat penyelidikan dan informasi dari masyarakat, pada Senin (20/6/2022) pihak kepolisian dapat meringkus pelaku selanjutnya mengamankan barang bukti.
"Tim meluncur ke lokasi Semanu, Gunungkidul dan menjumpai delapan ekor kambing utuh, saat itu langsung diamankan," ujarnya.
Baca Juga: Idul Adha 1443 Hijriah, Baznas Tambah Wilayah Distribusi Daging
Tersangka yang juga ditangkap yakni HM warga Srandakan, Bantul; SM warga Semanu, Gunungkidul dan TB yang merupakan warga Gamping, Sleman.
Pelaku Rutin Mengamati Situasi Kandang
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa para pelaku beraksi dengan membagi peran masing-masing, saat kandang ditinggal penjaganya.
"TB yang juga warga Balecatur, selalu memonitor situasi kandang. Ketika penjaga lengah, sedang bebersih di rumah dan salat magrib, tersangka menggunakan kesempatan untuk langsung beraksi," kata dia.
TB juga bertugas merusak pagar seng untuk masuk ke area kandang. Selain itu, merusak pintu gembok kandang menggunakan linggis.
"SM berperan sebagai driver, yang mengemudikan mobil Avanza sewaan, agar berada di posisi dekat dengan kandang. Kambing diambil dari kandang lalu dibopong oleh pelaku menuju mobil," ucapnya.
Berita Terkait
-
Idul Adha 1443 Hijriah, Baznas Tambah Wilayah Distribusi Daging
-
Bolehkah Lulang Atau Kulit Hewan Kurban Dijual? Begini Hukumnya
-
7 Ucapan Idul Adha 2022 Menyentuh Hati, Cocok Dibagikan ke Media Sosial
-
5 Amalan Sunnah Idul Adha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
-
Contoh Khutbah Idul Adha 2022: Tiga Makna di Balik Ibadah Haji
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY
-
Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata
-
Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi
-
Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan