SuaraJogja.id - Porsi makan seseorang berbeda-beda. Ada yang porsinya sedikit dan ada pula yang porsinya sangat besar. Perbedaan ini tergantung kebutuhan mereka masing-masing, namun untuk porsi makan yang besar kerap kali menarik perhatian warganet.
Salah satu orang yang memiliki porsi makan besar adalah pria ini. Pria yang viral berkat unggahan video di akun Instagram @paguyonan. Pria itu sedang mengunjungi warung makan yang menawarkan konsep prasmanan.
Warung yang memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk mengambil sendiri jumlah lauk yang ingin disantap. Pria ini pun mengambil lauk yang nasi sesuai porsi yang diinginkan. Akan tetapi, makanan yang diambil porsinya tidak biasa.
Jumlah nasinya sangat banyak sampai terlihat gundukan nasi yang cukup tinggi, di piring yang dipegang oleh pelanggan pria tadi. Tidak sampai disitu, jumlah lauknya juga banyak. Ia memilih beberapa lauk sehingga lauk tampak menutupi permukaan gundukan nasi.
Beberapa detik kemudian, terlihat seorang ibu yang diduga sebagai pemilik warung itu menghampirinya. Tidak jelas apa yang dikatakan ibu tersebut, tetapi ibu tersebut terlihat meminta kepada pria itu untuk mengambil makanan secukupnya dan jangan berlebihan.
Sedangkan alasan pria itu mengambil makanan dalam jumlah yang banyak, mungkin karena dirinya memang sangat lapar dan sudah terbiasa mengambil makanan dalam porsi yang besar.
“Fix 3 hari kemudian warung prasmanan milik ibu ini tutup permanen. Sabar bu namanya juga lapar,” bunyi keterangan di video.
Warganet yang menyaksikan pria yang memiliki porsi makanan yang banyak ini, memberikan beragam komentar. Banyak yang berkomentar kalau pria itu berasal dari Timur alias pulau Papua dan orang Papua memang memiliki porsi makan yang besar.
“Kalau orang timur memang kalau makan kak. Saya menghitungnya sesuai apa yang mereka ambil,” tutur warganet yang memahami perilaku pria itu.
Baca Juga: Ibu Pergoki Anak Beri Makan Ayam Mainan Pakai Beras, Warganet: Anak Cerdas
“Kami biasa di daerah Timur makan nya segambreng begitu, biasa saja,” ucap warganet.
“Jangan jutek-jutek bu anggap aja sedekah. Saya kok kasihan lihat bapaknya mungkin dia laper banget. Tolong jangan diketawain,” balas warganet.
“Gak apa-apa sih asal bayarnya sesuai yang diambil. Cuma saya mikirnya ambil segitu bakal habis kah,” jelas warganet.
Potret pria yang mengambil makanan dengan porsi jumbo itu mendapatkan 4.976 likes dan 300 lebih komentar dari warganet.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Ibu Pergoki Anak Beri Makan Ayam Mainan Pakai Beras, Warganet: Anak Cerdas
-
Buka Kulkas Usai Ditinggal 3 Bulan, Lihat Isinya Buat Warganet Ngeri
-
Viral, Modus Belas Kasihan Seorang Pria Sengaja Buang Beras ke Jalan
-
Dua Pria Berbadan Tegap Adu Mulut di Jalanan, Warganet Sebut Romeo Dan Juliet
-
Viral Wanita Berhijab Makan Babi, Pertanyakan Ayat yang Jelaskan Makan Babi Masuk Neraka
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat
-
8 Fakta Dibalik Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan di Sekolah Yogyakarta
-
8 Fakta Pembacokan di Bantul: Pria Tewas Saat Tidur, Polisi Duga Pelaku Dua Orang
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi