SuaraJogja.id - Menjadi salah satu selebritis papan atas di tanah air, Nama Raffi Ahmad tidak lah asing lagi di telinga masyarakat Indonesia.
Meski dikenal sebagai salah satu artis yang sukses sekaligus orang terkaya di Indonesia hingga memiliki sebutan Sultan Andara, Rafi Ahmad sempat mengaku di balik kesuksesannya ini ia masih merasa gagal dalam satu hal.
Raffi mengaku gagal menjadi cucu, anak, suami dan ayah yang baik bagi keluarganya.
Hal tersebut ia ungkapkan dalam sebuah kesempatan bersama Ruben Onsu. Saat disinggung oleh sahabatnya itu, apa yang membuatnya merasa gagal dalam hidupnya, Rafi menuturkan ia belum berhasil dalam keluarga. Sebab di balik kesuksesannya ini ia banyak mengorbankan keluarganya.
Rafi pun menuturkan pengorbanan terbesarnya adalah waktu yang dihabiskan dengan keluarga menjadi sangat minim lantaran selama ini ia harus fokus kepada karirnya.
"Bukan tidak berhasil, tapi mungkin yang belum berhasil itu keluarga, karena selama ini apa yang gue kejar," Raffi Ahmad, dilansir SuaraJogja.id dari Instagram @kabarnya.netizen yang diunggah Sabtu (25/6/2022).
Sementara itu, Raffi turut menceritakan kisah perjuangannya selama 25 tahun berkarir di dunia entertainment, dimana masa itu merupakan awal mula waktunya dengan keluarga menjadi terbagi.
"Dari gue umur 13 tahun sampe sekarang 35 tahun ini, 20 tahun lebih gue kerja, orang bilang gue sukses, tapi ternyata ada yang ketinggalan," ujarnya.
"Waktu gue sama keluarga, waktu gue sama nyokap gue, terus waktu nenek gue sakit gue ngga ada. Sekarang gue ngeliat raut wajah nyokap gue tiba-tiba sudah nenek-nenek," lanjut Raffi.
Meski demikian, Raffi tetap merasa bersyukur atas rezeki yang diberikan Tuhan kepadanya selama ini.
"Gue sih Alhamdulillah ya, orang bilang Raffi sukses, Ruben sukses, tapi memang ada perjalan panjang yang harus ditempuh dulu," tutur Raffi.
Sementara itu, dilansir dari Youtube MOP Chanel, Raffi turut menuturkan jika kesibukannya bertambah sejak ia menikah dengan Nagita Slavina. Sehingga waktu yang dihabiskan dengan keluarga kecilnya amat lah minim.
"Waktu gue buat dia [Nagita Slavina] pun nggak sebanyak waktu gue buat kerjaan yang gila-gilaan ini. Gue syuting bisa sampai 12 jam, jadi enggak bisa ketemu istri. Paling ketemu dia dua sampai tiga jam, selebihnya gue di luar," tutur Raffi.
Seperti yang diketahui, Dalam berkarir Raffi Ahmad mendapat dukungan penuh dari anggota keluarganya baik itu ibu, adik serta Istrinya, Nagita Slavina.
Namun hal tersebut rupanya menjadi beban tersendiri bagi Raffi selama ini. Ia menyayangkan waktu yang seharusnya dapat dihabiskan dengan keluarga di rumah justru lebih banyak ia gunakan untuk pekerjaan.
Berita Terkait
-
Orang Ini Niat Bikin Video Es Krim Terbalik Tanpa Tumpah, Endingnya Malah Sukses Bikin Panik
-
Datangkan Ronaldinho, Raffi Ahmad Dapat Dukungan Netizen Jadi Ketum PSSI Bareng Kaesang
-
Makin Melokal, Ronaldinho Makan Bakso dan Telur Gulung Bareng Raffi Ahmad
-
Datangkan Legenda Sepak Bola Ronaldinho, Ternyata Ini Alasan Raffi Ahmad
-
Raffi Ahmad Didukung Jadi Ketua PSSI Usai Datangkan Ronaldinho, Saingan dengan Kaesang?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning