Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Senin, 04 Juli 2022 | 17:38 WIB
Sejumlah motor di Babarsari, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman yang dirusak oleh kelompok massa pada Senin (4/7/2022). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

"Sudah berkali-kali menangani ini. Ini saja sudah agak sepi, biasanya seminggu tiga kali ada darah menetes," terangnya lagi.

Ia mengaku kerap mendampingi mahasiswa, lebih jauh Prasetyo mengatakan, antargenerasi ke generasi, mahasiswa tak memiliki perbedaan karakter yang jauh satu sama lain.

"Karena semuanya itu adek-adek itu didorong oleh minuman. Kalau tidak ada minuman, itu sopan-sopan semua," kata dia.

"Tapi kalau sudah mabuk ya sudah, tidak karu-karuan kalau sudah mabuk," tandasnya. 

Baca Juga: Viral Pengamen Pukul Wisatawan di Jogja Gegara Tak Diberi Uang, Ini Respon Polresta

Kontributor : Uli Febriarni

Load More