SuaraJogja.id - Setelah berpergian menggunakan pesawat, setiap penumpang yang membawa bagasi sendiri wajib untuk datang ke area pengambilan bagasi. Bagasi yang diambil pun harus sesuai dengan nomor kode yang tertera di boarding pass masing-masing.
Namun, video yang diunggah oleh @awyuda di TikTok ini (2/6/2022) justru berbeda. Bukannya bagasi seperti kardus barang atau koper, tapi dua ekor ayam yang melintas di atas konveyor.
Tidak hanya melintas saja, kedua ayam yang ditaruh di dalam keranjang ayam ini juga berkokok dengan sangat lantang. Para penumpang yang tampak menunggu bagasi mereka hanya dapat melihat kedua ekor ayam tersebut dalam diam.
“Ya Allah ga pernah kepikiran ada ayam berkokok di bandara,” tulis @imraasy di kolom komentar merespons suara kedua ayam jantan tersebut.
Kejadian ini lantas membuat bingung warganet. Banyak dari mereka yang bertanya-tanya bagaimana dua ekor ayam ini bisa naik pesawat, dan masuk kargo barang pula.
“Njir pesawat apa yng bisa bawa ayam,” tulis @jaleleooo.
“Bentar ayam boleh masuk kargo?” tulis @yahahapalpalepa.
“HAHAHAHAHAHAHHAHAHAH PUNYA SIAPA INI?” tanya @rintheloves.
Soal membawa hewan naik pesawat sebenarnya diperbolehkan. Namun harus diperiksa kembali ke maskapai yang bersangkutan. Karena beberapa maskapai menerapkan kebijakan yang berbeda.
Baca Juga: Gemas Bocah Ini Tetap Tunaikan Salat Meski Diganggu Kucing Peliharaannya
Beberapa peraturan yang umumnya diberlakukan termasuk pengandangan hewan tersebut. Umumnya harus dikandangkan, menggunakan peti kayu, atau kontainer. Penumpang juga diwajibkan melapor lebih awal ke kantor maskapai di bandara.
Tidak hanya peraturan ini saja. Masih ada banyak peraturan lainnya, seperti batas bobot hewan yang akan diangkut, jenis hewan apa saja yang diperbolehkan untuk terbang, serta berapa lama waktu terbang yang akan ditempuh oleh penumpang.
Pihak maskapai juga umumnya akan meminta penumpang menandatangani surat perjanjian. Salah satu isinya adalah memastikan kalau pihak pesawat tidak bertanggung-jawab seputar kebersihan kandang, serta makan dan minum hewan yang dibawa terbang.
Ada pengecualian untuk anjing pemandu yang biasanya digunakan oleh orang buta atau tuli. Anjing terlatih ini dapat masuk ke kabin serta tidak dikenakan biaya tambahan lain.
“Lagi bayangin di cargo suara ayam semua,” tulis @duaperkasa.
“Mana didadah dadahin lagi,” tambah @khuruniin.
Berita Terkait
-
Gemas Bocah Ini Tetap Tunaikan Salat Meski Diganggu Kucing Peliharaannya
-
Ditegur karena Berisik Sampai Jam 1 Malam Depan Rumah Orang, Malah Bikin Kisruh
-
Hajab Kali, Pemuda Bawa Motor dalam Kondisi Bugil: Jebolan Pondok
-
Viral, Jalan di Kota Tangerang Tertutup Gas Oksigen Yang Bocor Bikin Panik Warga, Publik: Mirip Film Korea Exit
-
Bikin Gemes, Kucing Tidur Pulas Berbantalkan Wortel di Lapak Pedagang Sayur
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar