SuaraJogja.id - Cakupan vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau dosis penguat (booster) ditargetkan Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo bisa mencapai 50 persen dari total 378.177 warga yang menjadi sasaran di wilayahnya pada akhir Juli 2022.
"Target vaksinasi booster (vaksinasi penguat) mengacu pada target DIY. Harapannya tercapai 50 persen di akhir Juli 2022," kata Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo Sri Budi Utami di Kulon Progo, Kamis.
Ia mengemukakan bahwa minat warga menjalani vaksinasi penguat tidak tinggi setelah angka kasus penularan COVID-19 melandai.
"Masyarakat merasa vaksinasi dua kali sudah cukup," katanya.
Selain itu, ia melanjutkan, sekarang vaksinasi penguat tidak lagi menjadi persyaratan untuk melakukan perjalanan maupun berkegiatan di tempat tertentu.
"Kemudian, adanya informasi angka kekebalan untuk COVID-19 yang cukup tinggi dari survei yang telah dilakukan pusat," katanya.
Dinas Kesehatan Kulon Progo berupaya mempercepat peningkatan cakupan vaksinasi penguat guna meminimalkan risiko penularan varian-varian baru virus corona penyebab COVID-19.
Upaya tersebut antara lain dilakukan dengan mengampanyekan pentingnya vaksinasi penguat serta membuka pelayanan vaksinasi COVID-19 di seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas, rumah sakit daerah, rumah sakit swasta, sampai klinik swasta.
Selain itu, Dinas Kesehatan berusaha mendekatkan pelayanan ke masyarakat dengan menyelenggarakan pelayanan vaksinasi COVID-19 dalam kegiatan seperti posyandu lansia dan pertemuan PKK serta pelayanan vaksinasi dari rumah ke rumah.
Baca Juga: Permudah Penumpang, Layanan Vaksinasi Booster Dibuka di Bandara RHF Tanjungpinang
"Kami juga meningkatkan kerja sama dan peran satgas sebagai penggerak sasaran untuk ke tempat-tempat vaksinasi," kata Sri.
Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati, warga yang sudah mendapat vaksinasi penguat baru 101.301 orang atau 26,79 persen dari sasaran vaksinasi di Kulon Progo.
"Kami mengharapkan masyarakat yang belum divaksin booster (penguat) segera melakukan vaksinasi di puskesmas terdekat," katanya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Permudah Penumpang, Layanan Vaksinasi Booster Dibuka di Bandara RHF Tanjungpinang
-
Stok Vaksin Banyak, Menko Airlangga Minta Para Bos Perbankan Wajibkan Karyawan Ikut Booster
-
Jadi Syarat Perjalanan, Ini Syarat Penerima Vaksin Booster
-
Kembali Jadi Syarat Perjalanan, Ini Syarat Penerima Vaksin Booster
-
Antisipasi Subvarian Omicron, Ganjar Dukung Wacana Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Masuk Mall
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha