SuaraJogja.id - Melalui rilis resminya, Tokyo Verdy memberikan putusan untuk tidak menggunakan jasa Auliya Agung selaku staf penerjemah atau alih bahasa Pratama Arhan.
Keputusan tersebut diambil tak lepas dari sikap Auliya Agung yang memberikan bocoran mengenai informasi debut Pratama Arhan bersama Tokyo Verdy melalui instastory di akun Instagram pribadinya. Perbuatan Auliya Agung dianggap telah menyalahi aturan umum sistem manajemen informasi dalam sepak bola.
"Pada 5 Juli sekitar pukul 14.00, staf yang bertanggung jawab sebagai penerjemah Pratama Arhan dan bekerja untuk Tokyo Verdy mengunggah informasi Pratama Arhan di akun media sosialnya," bunyi pernyataan dari manajemen Tokyo Verdy.
Pihak Tokyo Verdy memberikan teguran terhadap Auliya Agung, tepatnya pukul 18.00 WIB waktu setempat. Pihak manajemen juga memastikan apa yang diperbuat oleh Auliya Agung dalam membocorkan informasi terkait debut Pratama Arhan tidak mengandung unsur yang menguntungkan dirinya.
"Lalu pada pukul 18.00 hari yang sama, kami memerintahkan agar unggahan tersebut dihapus. Kami juga memastikan bahwa tindakannya membocorkan informasi tersebut tidak dilakukan untuk mencari keuntungan pribadi."
Memberikan bocoran mengenai informasi strategi merupakan bagian pelanggaran karena hal itu dilarang keras di J League. Apalagi sudah dilakukan oleh staf internal dari klub itu sendiri.
"Ofisial J-League, Asosiasi, J-League, J-Club, dan elemen J-League lainnya, seperti tertuang di Bab 1, Pasal 3 [Kewajiban untuk mematuhi] Peraturan J-League. Bahwa dilarang mengungkapkan atau membocorkan rahasia atau keadaan internal apa pun yang terkait dengan orang tersebut kepada pihak ketiga," imbuhnya.
Manajemen Tokyo Verdy menyatakan sikap bahwa apa yang telah dilakukan oleh Auliya Agung telah melanggar peraturan yang ada.
"Kami menyatakan bahwa staf tersebut telah melanggar peraturan yang ada. Menyusul insiden ini, Tokyo Verdy, agar sistem manajemen informasi agar kejadian serupa tak terulang kembali."
Baca Juga: Debut Pratama Arhan Bersama Tokyo Verdy, Kartu Kuning dan Bikin Ketar-ketir Kapten Lawan
Kasus yang menimpa Auliya Agung di Tokyo Verdy tak luput dari tanggapan netizen Indonesia. Banyak dari mereka yang menyoroti tindakan yang diambil oleh sosok penerjemah tersebut.
"Kerja di liga Jepang kok di samakan sama kerja di liga ngelawak tercinta kita," tulis salah seorang netizen.
"Emang bener gua juga heran pas ada akun akun timnas atau sepakbola indonesia udh update duluan kalau Arhan bakal debut sedangkan di IG tokyo verdy belum ada update line up bahkan yang membocorkan kalau arhan bakal debut hari Rabu kemaren ternyata yang bocorin yang penerjamahnya. Seneng boleh bang tapi baca aturannya," kata netizen yang lain.
"Gue bukan mau ngebelain si penerjemahnya, tapi mungkin aja netizen indo banyak yang sering tanya ke dia seperti kapan Pratama Arhan dijadwalkan debut di Tokyo Verdy dll biar ga capek balesin DM satu-satu, makanya dia bikin story. Ya mungkin aja sih ya, makanya jd netizen jgn kebanyakan tanya.Jangan kebanyakan KEPO!!" kata netizen lainnya.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Menarik Perhatian, Lee Byung Hun Kirim Truk Kopi ke Debut Showcase IRRIS
-
Kapten Tochigi SC Diserang Netizen Indonesia, Pratama Arhan Beri Respons Berkelas
-
Kata Pelatih Tokyo Verdy yang Mainkan Pratama Arhan Jadi Sayap Kanan di Laga Debut
-
Pratama Arhan Ungkap Ambisinya usai Jalani Debut Bersama Tokyo Verdy
-
Statistik Pratama Arhan di Laga Debutnya Bersama Tokyo Verdy
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Piala Paku Alam 2026 Bangkitkan Tradisi Pacuan Kuda dengan Balutan Karnaval dan Hiburan Keluarga
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval