SuaraJogja.id - Dari 1.852 ekor sapi kurban yang disembelih di Kabupaten Kulon Progo saat Hari Raya Idul Adha 2022, 431 di antaranya terkena cacing hati, berdasarkan catatan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Aris Nugraha di Kulon Progo, Senin, mengatakan hati dan jeroan sapi yang diketahui terkena cacing pita, semuanya dimusnahkan.
"Ada juga takmir masjid yang membagikan jeroan direbus terlebih dahulu. Saat ini, kami masih menunggu perkembangan laporan pengawasan penyembelihan hewan kurban," kata Aris Nugraha.
Ia mengatakan, selain sapi, kambing yang disembelih menjadi hewan kurban hingga laporan terakhir sebanyak 1.698 ekor dan domba sebanyak 759 ekor. Produksi daging mencapai sekitar 251.202 kg dibagikan kepada 148.957 kepala keluarga (KK).
"Data yang masuk baru sekitar 50 persen atau sekitar 656 tempat pemotongan hewan kurban yang telah melaporkan dari hasil pemantauan di lapangan. Data ini masih berkembang karena masih ada sebagian masyarakat yang menyembelih hewan kurban," katanya.
Lebih lanjut, Aris mengatakan petugas menemukan satu ekor sapi kurban yang suspek penyakit mulut dan kuku, sehingga batal dipotong yang berbeda di Kecamatan Kalibawang.
Selanjutnya sapi tersebut dikembalikan ke pedagang untuk ditukar dengan sapi sehat.
“Secara umum hewan kurban dalam kondisi sehat. Sapi terindikasi PMK dikembalikan ke pedagang,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmasvet), Bidang Kesehatan Hewan DPP Kulon Progo Joko Purwoko mengatakan tim melakukan pemantauan hewan kurban, mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disebelih, proses penyembelihan dan penanganan daging.
Baca Juga: Hewan Kurban di Pekanbaru Ternyata Sedang Hamil 2 Bayi, Baru Ketahuan usai Disembelih
Penyembelihan hewan kurban harus mentaati protokol kesehatan COVID-19 dan hewan kurban terbebas dari PMK.
"Tim melakukan pemeriksaan bagian mulut dan kuku guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, terbebas dari PMK,” katanya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Hewan Kurban di Pekanbaru Ternyata Sedang Hamil 2 Bayi, Baru Ketahuan usai Disembelih
-
Viral Video Pria Bersihkan Jeroan Hewan Kurban Pakai Mesin Cuci, Warganet: Detik-Detik Sebelum Diusir Istri
-
Dompet Dhuafa Distribusikan Daging Kurban bagi Warga Dusun Merak lewat Jalur Laut
-
Sapi Kurban Lepas Seruduk Warga Pekanbaru hingga Terkapar: Korban Dirujuk ke RS
-
5 Ekor Sapi Kurban Alumni SMA 3 dan RS Bunda Bukittinggi Tak Datang-datang, Pelakunya Masih Teman Sekolah Wali Kota
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais
-
Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja