SuaraJogja.id - Dalam 3 hari terakhir Pantai Depok sepi nelayan akibat gelombang tinggi yang mencapai 4 meter. Salah satu nelayan di Pantai Depok, Dirman (47), mengatakan dirinya dan nelayan lain di Pantai Depok takut untuk melaut karena tingginya gelombang.
"Tidak berani berangkat karena tinggi ombaknya. Tadi pagi coba agak ke tengah sama 2 teman lain tapi tidak dapat ikan," kata Dirman, Kamis (14/7/2022).
Dirman melanjutkan para nelayan di pantai tersebut akan libur melaut hingga hari Sabtu (16/7/2022). Selain itu juga untuk menekan kerugian dan resiko besar di lautan.
"Ini semuanya libur sampai Sabtu, Sabtu besok itu perkiraannya ombak malah lebih tinggi. Karena bahaya pada libur satu minggu, kalau setelah Sabtu masih tinggi ya libur lagi," tandasnya.
"Kalau nekat berangkat melaut malah rugi keluar ongkos karena kembali ke darat tidak dapat ikan. Resikonya juga besar kalau nekat ke tengah," imbuhnya.
Lantaran tak bisa melaut, sejumlah nelayan memilih untuk mudik ke kampung halamannya.
"Sepi ini, banyak yang pulang karena sebagian besar berasal dari luar daerah," tutupnya.
Berita Terkait
-
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Laut Seram Bagian Timur Pada 14-15 Juli 2022
-
Ancaman Gelombang Tinggi di Atas Empat Meter di Perairan Maluku, BMKG: Masyarakat Harus Waspada!
-
Rumah di Pesisir Tanimbar Rusak Karena Abrasi dan Gelombang Tinggi Disertai Angin Kencang
-
Waspada Angin Kencang Sebabkan Gelombang Tinggi di Kepulauan Sula dan Taliabu
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning