SuaraJogja.id - Sedang menunggu bis sehabis kerja @iswaaa1 dihampiri oleh seorang bocah yang berjualan donat. Bocah bernama Anita tersebut lantas mengobrol dengan @iswaaa1 dan sempat direkam lalu diunggah ke TikTok pada Minggu (3/7/2022) lalu.
Saat diajak ngobrol lebih jauh Anita juga memberitahu kalau dirinya baru duduk di kelas 2 SD. Ia sudah membantu kedua orang tuanya untuk jualan donat sejak kecil. Anita juga berjualan sendirian setelah pulang sekolah.
Anita juga ditanyai mengapa tidak bermain bersama teman-temannya. Namun bocah tersebut mengaku malas bermain dengan teman-temannya. Ia mengaku teman-temannya sering meminta uang dari hasil jualannya dan memukul dirinya.
“Soalnya teman-temannya jahat,” ujar Anita dengan wajah sedih, “Suka digebuk-gebukin mulu.”
Mendengar cerita Anita nada @iswaaa1 terdengar meninggi. Ia bertanya mengapa teman-teman Anita berlaku seperti itu. Dari tutur sang bocah, dirinya juga sudah menolak sejak awal saat diajak bermain, karena sering menerima perlakuan serupa.
Warganet yang menonton video lantas ramai-ramai memberi Anita semangat. Mereka yakin Anita akan menjadi anak yang sukses kelak. Warganet juga memuji @iswaaa1 karena sudah mau mendengarkan keluh-kesah sang bocah.
“Pinter banget adeknya, pasti jadi orang sukses, mbaknya juga pendengar yg baik bgt hihi,” tulis @tetapgalaubesti.
“Hebat kakaknya bisa jadi pendengar terbaik,” tambah @stendwar dengan komentar senada.
“Cute, semoga jadi perempuan sukses dan bisa bahagian orang tua suatu kelak nanti yaa dekk, SEMANGAT !!” tulis @sickboy28_.
“Kasian mukanya keliatan cape banget dan lemes tapi dia masih kecil udh bisa berjuang sendiri,” tulis @itsmeezeva.
Melihat video tersebut ternyata ada juga yang mengenali Anita. Ternyata sang bocah sering berjualan di area lampu merah Jambu Dua. Warganet lainnya juga berharap bisa membantu lebih banyak bocah seperti Anita.
“IH.. INII YANGG ADEKK YANG SUKAA JUALAN DI DEKET LAMPU MERAH JAMBU DUA,” terang @isdzsalvia mengenali wajah anak tersebut.
“Ini alesan gua pengen punya duit banyak, di posisi sekarang ga bisa bantu banyak orang-orang yg membutuhkan,” tambah @hadisunjaya2 berharap bisa ikut membantu.
Kontributor : gabrella seilatuw
Berita Terkait
-
Nyesek! Bocah Mojok Ratapi Perceraian Ortu, Ayah dan Ibu Disebut Ogah Rawat Gegara Sudah Punya Keluarga Baru
-
Viral Bocah Nangis Peluk Sapi Peliharaannya, Tak Rela Disembelih
-
Gara-Gara Perkara Nasi Goreng, Bocah Laki-Laki Ini Ngamuk, Ibunya Ungkap Anaknya Tantrum
-
Kisah Bocah Perempuan Gugurkan Kandungan Gara-gara Hamil Diperkosa
-
Tega! Terungkap Bukan Anak Kandungnya, Bocah 5 Tahun Ini Ditelantarkan Ayah di Sekolah: Bukan Urusan Saya
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?