SuaraJogja.id - Berapa nikmat Allah SWT yang diberikan ke Anda? Pasti tak terhitung. Berbagai nikmat Allah SWT diceritakan dalam Surah An Nahl.
Surah An-Nahl merupakan surah ke-16 dalam Al-Quran.
Surah ini terdiri atas 128 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Salah satu ayat surah An-Nahl ayat 114 berisi firman Allah untuk kaum Muslimin agar makan makanan halal dan baik dari rezeki yang diberikan Allah.
Surah ini dinamakan An-Nahl yang berarti lebah karena di dalamnya, terdapat firman Allah SWT ayat 68 yang artinya: "Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah". Lebah adalah makhluk Allah yang banyak memberi manfaat dan kenikmatan kepada manusia.
Surah ini dinamakan pula An-Niam yang artinya nikmat-nikmat, karena di dalamnya Allah menyebutkan berbagai macam nikmat untuk hamba-hamba-Nya.
Dalam naskah ilmiah UIN SBY disebutkan tiga ayat yang terakhir merupakan surat madaniyyah surat An-Nahl diturunkan setelah Al-kahfi.
Surat ini dinamanakan An-nahl yang berarti lebah karena didalamnya terdapat firman Allah swt yang terdapat dalam ayat 68-69 yang artinya dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah.
Adapun pokok-pok isi pembahasan dalam surat An-nahl adalah berisi
berbagai macam intisasi ajaran agama islam diantaran adalah8
Baca Juga: Aksi Penjual Al-Quran di Arab Saudi yang Bisa Berbahasa Sunda Curi Perhatian Warganet
- Keimanan yang meliputi adanya hari kiamat, keesaan Allah, kekuasaan Allah, dan kesempurnaan ilmu-Nya. Serta manusia mempuyai tanggung jawab kepada Allah terhadap segala apa yang diperbuatnya.
- Hukum-hukum, yaitu hukum makanan dan minuman yang diharamkan dan yang dihalalkan, kebolehan memakai perhiasan-perhiasan yang berasal dari dalam laut seperti marjan, diperbolehkan makan makana yang diharamkan dalam keadaan terpaksa dan kulit binatang yang halal dimakan.
- Kisah-kisah teladan Nabi Ibrahim As.
- Serta asal kejadian manusia, madu adalah untuk kesehatan manusia
Berikut ini Bacaan Surah An Nahl Ayat 1-128:
1. at amrullhi fa l tasta'jilh, sub-nah wa ta'l 'amm yusyrikn
Ketetapan Allah pasti datang, maka janganlah kamu meminta agar dipercepat (datang)nya. Mahasuci Allah dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.
2. yunazzilul-mal`ikata bir-ri min amrih 'al may yasy`u min 'ibdih an anir annah l ilha ill ana fattaqn
Dia menurunkan para malaikat membawa wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, (dengan berfirman) yaitu, “Peringatkanlah (hamba-hamba-Ku), bahwa tidak ada tuhan selain Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku.”
3. khalaqas-samwti wal-ara bil-aqq, ta'l 'amm yusyrikn
Dia menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran. Mahatinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan.
4. khalaqal-insna min nufatin fa i huwa khamum mubn
Dia telah menciptakan manusia dari mani, ternyata dia menjadi pembantah yang nyata.
5. wal-an'ma khalaqah lakum fh dif`uw wa manfi'u wa min-h ta`kuln
Dan hewan ternak telah diciptakan-Nya, untuk kamu padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat, dan sebagiannya kamu makan.
6. wa lakum fh jamlun na turna wa na tasran
Dan kamu memperoleh keindahan padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya (ke tempat penggembalaan).
7 wa tamilu aqlakum il baladil lam takn blighi ill bisyiqqil-anfus, inna rabbakum lara`fur ram
Dan ia mengangkut beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup mencapainya, kecuali dengan susah payah. Sungguh, Tuhanmu Maha Pengasih, Maha Penyayang,
8. wal-khaila wal-bigla wal-amra litarkabh wa znah, wa yakhluqu m l ta'lamn
dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai, untuk kamu tunggangi dan (menjadi) perhiasan. Allah menciptakan apa yang tidak kamu ketahui.
9. wa 'alallhi qadus-sabli wa min-h j`ir, walau sy`a lahadkum ajma'n
Dan hak Allah menerangkan jalan yang lurus, dan di antaranya ada (jalan) yang menyimpang. Dan jika Dia menghendaki, tentu Dia memberi petunjuk kamu semua (ke jalan yang benar).
10. huwalla anzala minas-sam`i m`al lakum min-hu syarbuw wa min-hu syajarun fhi tusmn
Dialah yang telah menurunkan air (hujan) dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuhan, padanya kamu menggembalakan ternakmu.
Untuk bacaan lengkap Surah An Nahl hingga ayat 128 baca di sini.
Demikian pembahasan Surah An Nahl.
Berita Terkait
-
Banjir Bandang Susulan, Bangunan TPA di Padang Pariaman Ambruk ke Sungai
-
Seruan Taubat Ekologi, Gus Baha Ungkap Ancaman Allah Bagi Perusak Lingkungan
-
Ciptakan Trend Khatam Al-Quran Sejak Dini Lewat Tasmi Jumat Legi
-
Tawarkan Program Hafal Al Quran, Ustaz Yusuf Mansur Sarankan Jemaah Jual Rumah dan Mobil
-
Menebar Cahaya dari Kalam Ilahi: Komunitas Sahabat Al-Qur'an Tumbuh Bersama Ayat dan Amal
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Anti Hujan! 10 Destinasi Wisata Indoor Jogja Paling Asyik untuk Liburan Keluarga
-
3 Rekomendasi SUV Bekas, Type Premium Bisa Dibawa Pulang dengan Modal Rp80 Jutaan
-
Demi Keselamatan Publik! Mahasiswa UMY Gugat UU LLAJ ke MK Setelah Jadi Korban Puntung Rokok
-
Harda Kiswaya di Persidangan: Hibah Tak Pernah Dikaitkan Pilkada
-
7 Fakta Panas Sidang Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bupati Harda Kiswaya Terlibat?