SuaraJogja.id - Kapolsek Mlati Kompol Andhies Fitriya Utomo menuturkan ada dua peristiwa kericuhan yang terjadi di sekitar flyover Jombor, Mlati, Sleman pada Senin (25/7/2022) siang. Selain yang melibatkan suporter, gesekan juga terjadi antara dua massa di sekitar lokasi.
Keributan suporter sendiri terjadi sekitar pukul 14.00 WIB tadi siang. Saat itu diketahui rombongan suporter jalan dari arah timur menuju ke barat melewati flyover Jombor.
Kemudian setelah kerusuhan suporter itu berakhir, justru muncul keributan yang lain lagi. Diduga keribuatan itu terjadi antara massa yang sebelumnya mengejar rombongan suporter tadi dengan masyarakat di sekitar lokasi.
"Iya (ada keributan lagi). Jadi sebetulnya tadi ada yang pertikaian sebelumnya yang sebelum sini (flyover Jombor) ya itu ngikut sampai sini, ngejar sampai sini, pas waktu yang ngejar balik tadi sempat ribut dengan masyarakat yang lokal sini," kata Andhies kepada awak media, Senin (25/7/2022).
Bahkan polisi juga sempat mengamankan keributan tersebut agar tidak meluas. Gas air mata cukup dilepaskan untuk membubarkan massa yang bertikai.
"Untuk gas air mata yang terakhir tadi waktu itu dari masyarakat yang ribut dengan masyarakat lokal yang ada di Jombor. Bukan dengan suporter yang pertama. Beda lagi," ujarnya.
Berdasarkan pantauan SuaraJogja.id di flyover Jombor pukul 02.45 WIB sudah tidak terlihat rombongan suporter di lokasi. Arus lalu lintas juga sudah berjalan normal kembali. Terlihat juga sejumlah aparat kepolisian masih berjaga di Pos Lalu Lintas Jombor.
Berita Terkait
-
Rusuh Antarsuporter di Gejayan dan Jombor, Polda DIY Bantah Kabar Ada Korban Jiwa
-
Penuhi Kebutuhan Arus Balik Pemudik, Terminal Jombor Siapkan Bus Tambahan
-
Arus Balik Mulai Terlihat di Terminal Jombor, Penumpang Bus Didominasi Tujuan Jabodetabek
-
Arus Balik di Terminal Jombor Mulai Ramai, Keterisian Semua PO Bus Capai 97 Persen
-
Nah Lho! Bupati Cantik Klaten Ini Surati Puan Maharani Soal Rawa Jombor, Ada Apa?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kronologi dan Tuntutan Aksi Demo Mencekam di Polda DIY: Soroti Kekerasan Oknum Aparat!
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Waktu Buka Puasa di Jogja Hari Ini 24 Feb 2026: Cek Jadwal Magrib dan Doa Lengkap!
-
Saling Jaga di Tengah Keterbatasan: Rutinitas Kakak Beradik Mencari Rezeki Demi Keluarga Sejak Dini
-
7 Fakta Pencurian Tabung Gas LPG 3 Kg di Jogja: Maling Babak Belur Dihantam Stik Golf