Terlebih lagi, dengan adanya pisau dapur berada di atas kasur, maka gangguan yang muncul dinilai mulai membahayakan.
"Kan sudah membahayakan, perlu agar bisa ditanggulangi," tuturnya.
Ia mengungkap, di masa sebelumnya, area permukiman tempat berdirinya rumah tersebut berupa sawah. Rumah pertama di kawasan itu adalah rumah Heri, dibangun 2003. Sedangkan rumah milik Bu Anik, yang berada di depannya dan diduga diganggu makhluk halus, dibangun pada 2005.
"Setiap ada bunyi [barang pecah atau suara lain], saya keluar rumah dan terkadang bersama warga lain menunggu, memantau situasi di sekitar rumah," imbuh dia.
Kasi Humas Polsek Depok Timur Aiptu Dwi Kusuma menuturkan, kedatangan petugas kepolisian dari Mapolsek Depok Timur sifatnya adalah menanggapi aduan.
"Katanya ada sesuatu kejadian ghaib atau halus," kata dia.
Saat ini, langkah yang dilakukan petugas adalah berkoordinasi dengan salah satu keluarga penghuni rumah yang dimaksud.
"Masih diselidiki penyebab bisa ada barang atau kejadian janggal," ucapnya.
Ke depan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemilik rumah dan orang-orang terkait, untuk mendalami aduan tersebut.
Baca Juga: Seorang Karyawan Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Condongcatur
"Tentunya akan mengorek keterangan dari si warga yang mengadu ini, apakah ada keterkaitan dengan kejadian sebelumnya yang mungkin ada," terangnya.
Aduan yang masuk ke kepolisian, antara lain di rumah tersebut sering terjadi barang pecah belah jatuh sendiri dan pecah. Selain itu, beberapa benda berpindah tempat dan senjata tajam berada di atas tempat tidur.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana