SuaraJogja.id - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Depok Timur ambil sejumlah langkah, menanggapi adanya sebuah rumah di Kalurahan Condongcatur yang penghuninya mengaku diganggu oleh makhluk tak kasat mata.
Kapolsek Depok Timur Kompol Endar Isnianto menjelaskan, sementara ini pihaknya mengimbau pemilik rumah untuk terlebih dahulu memastikan. Mengenai ada tidaknya keterlibatan seseorang atas hal-hal yang telah terjadi.
"Kalau memang toh benar-benar tindakan dari makhluk gaib, berkonsultasi dengan para kyai," ujarnya, Jumat (29/7/2022).
Berikutnya, Endar menyebut, pihak kepolisian mengambil langkah antisipasi kerawanan-kerawanan yang berpotensi muncul, setelah viral.
"Baik kemungkinan banyak masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung, atau yang melintas di sekitaran rumah tersebut," tuturnya.
Polsek Depok Timur yang menerima aduan mengenai dugaan gangguan makhluk tak kasat mata di rumah tersebut, telah berkoordinasi dengan RT, RW hingga dukuh.
"Supaya bisa diantisipasi dari awal," terangnya.
Sebelumnya pihaknya telah menurunkan sejumlah anggota untuk mengecek ke lokasi dan meminta keterangan sejumlah orang. Baik itu penghuni rumah maupun tetangga pemilik rumah.
Sebelumnya diberitakan, sebuah rumah di wilayah Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman diduga diganggu adanya makhluk tak kasat mata.
Baca Juga: Seorang Karyawan Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Condongcatur
Seorang tetangga pemilik rumah, Heri Malopo mengungkap, kejadian ini dikisahkan oleh A, --pemilik rumah--, sudah terjadi pada empat tahun lalu. Situasi itu menghilang dan kemudian terjadi lagi saat ini.
Beberapa peristiwa yang dianggap tak masuk akal antara lain telepon genggam dan kunci mobil penghuni rumah disembunyikan. Piring, gelas, gerabah pecah begitu saja, tanpa diketahui penghuni rumah siapa yang memecahkannya.
"Ornamen di tembok jatuh. Tadi pagi [diduga makhluk halus] tumpahkan botol kecap di lantai dan kasur. Pisau dapur berada di atas tempat tidur," terangnya.
Heri menambahkan, penghuni rumah hanya pernah mendengar ada suara benda dihantam ke tembok lalu terdengar suara benda pecah.
"Pernah juga menantunya mandi, ada yang mengunci dari luar," kata dia.
Gangguan tersebut lebih kerap terjadi pada siang hari ketimbang malam hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Presiden Prabowo Disebut Minta Febrie Adriansyah Ditangkap, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?
-
Promo Kredit Kendaraan Berbunga 1,80% Meriahkan BRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Akademisi: Publik Berhak Menagih Kinerja jika Gaji Kepala Daerah Naik
-
Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK