SuaraJogja.id - Pertandingan piala AFF U-16 memasuki hari ke-5 pada Jumat (5/8/2022) di Stadion Sultan Agung Kabupaten Bantul. Pertandingan kali ini merupakan penyisihan Grup C antara Kamboja melawan Australia.
Saat permainan berjalan belum ada satu menit, gawang Australia sudah kebobolan melalui tendangan dari Var David. Kedudukan sementara diperoleh Kamboja dengan skor 1-0.
Timnas Kamboja kembali mencetak gol di menit ke-23 saat Sou Menghong melancarkan tendangannya ke gawang Australia. Beruntung timnas Australia dapat mengejar ketertinggalan poin melalui tendangan penalti dari Ayman Gulasi di menit ke-28.
Laga berlanjut dengan saling serang baik Kamboja maupun Australia. Namun sayang usaha mereka belum membuahkan hasil yang lebih baik.
Hingga pertandingan babak pertama selesai tim asuham Michael Cooper tidak dapat menyamakan kedudukan. Skor sementara dimenangkan Kamboja dengan skor 2-1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
7 Fakta Penggerebekan Markas Scammer Jaringan Internasional di Sleman
-
BRI VISA Infinite Tawarkan Kemudahan Transaksi Lintas Negara dan Rewards yang Kompetitif
-
Jadwal KRL Jogja-Solo Periode 6-11 Januari 2026 PP
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Kasus Dugaan Korupsi Eks Bupati Sleman, Pengamat Hukum Sebut Tak Tepat Diproses Pidana