SuaraJogja.id - Salah satu kesibukan mahasiswa adalah mengerjakan tugas. Bahkan mereka harus mengorbankan waktu dan aktivitas lainnya, untuk menyelesaikan dan mengirimkan tugas kepada dosen. Misalnya momen saat menjadi bridesmaid.
Tugas menjadi sesuatu yang harus dikerjakan mahasiswa. Apabila tugas tidak dikerjakan, maka akan mempengaruhi nilai suatu mata kuliah dan kelulusan mereka. Jadi di sela-sela kesibukannya para mahasiswa harus menyempatkan waktu untuk menyelesaikan tugas dari dosen.
Tak ayal kesibukan para mahasiswa ketika menyelesaikan tugas, membuat terjadinya insiden unik. Salah satunya insiden yang diposting oleh akun Instagram @seputarmahasiswa.idn. Akun tersebut memperlihatkan sebuah momen pernikahan yang digelar cukup meriah.
Acara tersebut semakin meriah karena pasangan pengantin, memiliki bridesmaid yang banyak dan biasanya mereka menggunakan baju yang seragam. Akan tetapi, ada keanehan yang terjadi pada bridesmaid pernikahan ini.
Sebab mereka bukannya sibuk membantu jalannya acara pernikahan, supaya bisa berjalan lancar para bridesmaid malah sibuk mengirimkan tugas kuliah kepada dosen. Mereka sibuk dengan gawai masing-masing, demi mengirimkan tugas tersebut.
Lalu ada pula bridesmaid yang sampai membawa buku, dan memotret buku tersebut melalui kamera HP. Jadi suasana pernikahan tak ubahnya di area kampus karena para bridesmaid sedang sibuk mengurus tugas kuliah.
Usut punya usut ternyata salah satu mempelai masih berstatus mahasiswa, sehingga para bridesmaid juga masih berstatus sebagai mahasiswa.
“Loe nikah pas masih kuliah terus teman kuliah loe dateng malah ngurusin tugas kuliah,” tulis keterangan di video.
Potret bridesmaid yang sibuk mengurus tugas kuliah ini viral. Banyak warganet yang memberikan komentar atas fenomena ini.
Baca Juga: Video Viral Kisah Cinta Polwan dan Sopir Truk Banjir Pujian, Netizen: Salut Sama Istrinya
“Apalagi kalau mantennya sekelompok. Mumpung ketemu lah ya jadi rembugan,” ujar warganet.
“Ini adalah gambaran kalau masih kuliah sudah nikah,” balas warganet.
“Untung kemarin aku gak begini,” ucap warganet yang juga sudah menikah kala masih kuliah.
“Dateng ke nikahan bukan buat kasih selamat, tetapi datang ke nikahan buat ngopi tugas,” imbuh warganet.
“Makanya kelarin dulu kuliah baru menikah. Itu udah aman banget,” saran warganet.
Video para bridesmaid yang sibuk mengurus tugas, ketika menghadiri acara pernikahan ini mendapatkan 12 ribu lebih likes dari warganet.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Bandingkan Hamil di Luar Nikah Lebih Baik daripada Tak Kunjung Punya Anak Setelah Menikah, Wanita Ini Tuai Kontroversi
-
Orang Tua Beda Agama, Nagita Slavina Ungkap Ayah Pernah Jadi Muslim Saat Nikah dengan Ibunya
-
Proses Sidang Cerai Sedang Berjalan, Nathalie Holscher Ngaku Takut dan Trauma Untuk Nikah Lagi
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat
-
8 Fakta Dibalik Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan di Sekolah Yogyakarta