SuaraJogja.id - Media sosial mempunyai dampak baik dan buruk. Berikut ini dampak positif media sosial yang menjadi Alasan Anda jangan tinggalkan media sosial.
Sedikit soal sejarah media sosial di Indonesia. Indonesia mulai kenal media sosial saat kehadiran Frienster di tahun 2002. Friendster dipakai untuk berkenalan antar anak muda.
Bahkan generasi remaja 2000-an sangat gandrungi Friendster. Terutama para pelajar SMP dan SMA di tahun itu.
Setelah itu muncul Facebook di tahun 2008. Facebook dianggap lebih dewasa dan lebih kaya dengan aplikasi, sehingga banyak anak muda tinggalkan Friendster.
Setelah itu, berbagai media sosial muncul, seperti Twitter, Path, hingga kini muncul Instagram dan terus bertahan dan yang paling populer.
Dikutip dari tulisan Abdillah Yafi Aljawiy dan Ahmad Muklason dari Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Infomasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, media sosial punya banyak dampak positif.
Berikut ini daftarnya:
1. Semakin Mudahnya Berinteraksi dengan Orang Lain
Karena dapat berkomunikasi secara livetime, Para pengguna jejaring sosial dapat dengan mudah berinteraksi dengan orang lain. Bahkan tak lagi terpengaruh oleh jarak yang sangat jauh.
Selain itu, dengan adanya situs jejaring sosial, penyebaran informasi dapat berlangsung secara cepat.
2. Sarana Promosi
Kunggulan lainnya media ini dapat digunakan sebagai sarana promosi suatu barang, komunitas, band dan lain-lain.
3. Sarana Sosialisasi Program Pemerintah
Di negara Indonesia, pemerintah banyak melakukan sosialisasi dalam berbagai hal pendidikan, kesehatan, politik, penanggulangan bencana, ekonomi, dan informasi yang lain.
Selain menggunakan media cetak, pemerintah mensosialisasikan programnya melalui situs jejaring sosial.
Berita Terkait
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Selangor Bawa 150 Delegasi ke Bandung Untuk Forum Bisnis ASEAN
-
Berawal dari TikTok, Lagu Masa Depanmu Milik Danil Muzik Raup Jutaan Streaming
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning