SuaraJogja.id - Sebuah video viral yang memperlihatkan seorang pria lansia di sebuah makam membuat warganet terharu. Kakek yang mengenakan kaus, celana, dan peci hitam itu sedang berbicara di makam mendiang istrinya.
Video tersbeut diunggah di TikTok oleh akun @yusmanto44 pada Minggu (7/8/2022). Direkam sang anak dari belakang, tampak kakek tersebut berkali-kali mengelus nisan di makam mendiang istrinya sembari melepas rindu.
"Bagaimana kabarnya di dalam rumahmu? Kamu orang sudah senang," ujar kakek tersebut.
Ia juga sempat mencurahkan isi hatinya tentang kehidupannya di dunia ini. Dirinya teringat akan ucapan sang almarhumah bahwa hidup di dunia penuh dengan rintangan.
"Kami orang ini, yah... Masih cari makan, masih susah. Kamu sendiri bilang tempo hari, 'Begitulah hidup di dunia, banyak rintangan,'" ucap dia, sambil tak henti-hentinya mengusap-usap nisan di hadapannya.
Bukan itu saja, kakek tersebut juga mengutarakan rasa rindunya yang mendalam terhadap sang istri. Ia mengaku akan selalu mengingat belahan jiwanya itu.
"Sehat-sehat juga di sini kami orang, kasihan. Selamanya saya ingat kamu ini. Memang artinya selamanya rindu juga kita, dengan anakmu," tuturnya.
Sebelum menghentikan perbincangannya di depan makam istri, kakek itu menyampaikan doa dan harapannya untuk arwah sang istri serta kehidupan keluarga yang ditinggalkan.
"Cuma dimintakan doa kamu ya, insyaallah selamat-selamat kamu. Bagus-bagus tempat dudukmu, tidurmu, rumahmu. Pulang dulu kami orang, Mak Yus," kata dia.
Baca Juga: Bayi 6 Bulan Meninggal Usai Diajak Motoran Demi Nonton Bola, Dokter Ungkap Bahayanya
Kakek itu kemudian perlahan berdiri dari duduknya di atas makam, lalu mencium salah satu nisan. Kemudian, dengan susah payah menahan tubuhnya yang sudah renta, ia balik badan dan membungkuk lagi untuk mencium nisan di ujung lain makam istrinya.
Hingga Senin (8/8/2022), video obrolan romantis pria lansia di makam istrinya itu telah disukai lebih dari 271 ribu pengguna TikTok. Banyak warganet yang terharu dan turut menyampaikan doa untuk mereka berdua.
"Betapa beruntungnya di cintai sampe akhir hayat. sampe pusaranya saja masih d ajak berbicara.
sehat selalu om..." tulis salah satunya.
"Definisi cinta sejati," tambah yang lain.
"Yaa rabb, pertemukan mereka kembali kelak di surgamu," ungkap warganet lainnya.
Ada juga yang berkomentar, "Suami rido kaya gitu inshaAllah surgaa terbuka lebar buat istrinya MashaAllahhh…"
Berita Terkait
-
Bayi 6 Bulan Meninggal Usai Diajak Motoran Demi Nonton Bola, Dokter Ungkap Bahayanya
-
Nenek-nenek Curiga Hamil Datangi Bidan, Minta Di-testpack karena Perut Membesar
-
Bak Film Jumanji, Penampakan Badak Cula Satu Mengamuk di Lingkungan Padat Penduduk
-
Video Viral Emak-emak Pedagang di Bali Dibuat Menangis Usai Bantu Bule yang Keseleo
-
VIDEO Viral Ahli Ungkap Cara Pakai Bra yang Justu Bikin Cepat Rusak
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha