SuaraJogja.id - Tidak selamanya karyawan bisa bekerja di perusahaan. Sebab ada masa Anda akan di-PHK atau juga pensiun. Mulai sekarang Anda perlu pikirkan ide bisnis sampingan.
Bisnis sampingan ini bisa jadi bisnis utama sumber menghasil uang utama keluarga.
Anda bisa memulai bisnis sampingan dengan berjualan kecil-kecilan. Bisa berjualan jasa hingga barang.
Berikut ini kami berikan 3 rekomendasi ide bisnis sampingan untuk Anda mulai saat perusahaan tempat Anda bekerja sudah terlihat masa-masa tidak baik:
Toko kelontong atau juga toko sembako serba ada mungkin jadi alternatif bisnis yang jarang mati. Sebab semua orang butuh bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Toko kelontong ini juga bermodal tidak begitu besar. Dengan menjanjikan balik modal yang cepat.
Terlebih biasanya harga barang di toko kelontong lebih murah dibandingkan swalayan mini.
Tidak perlu lokasi strategis, buka toko kelontong di rumah juga bisa dilakukan. Sebab pembelinya juga dari warga sekitar.
Hanya saja, yang perlu Anda pikirkan adalah mencari sumber bahan dagangan yang murah dan bagus untuk dijual.
2. Jasa Laundry
Mencuci juga kebutuhan manusia setiap hari. Terutama mencuci baju atau pakaian lain. Terlebih di era kini, banyak warga muda yang memilih menitipkan pakaiannya di laundry ketimbang mencuci sendiri.
Jasa laundry bisa Anda buka dengan melihat prospek lokasi dan calon konsumen.
Bagusnya bisnis laundy Anda buka di dekat lokasi kost-kostan atau juga kontrakan anak muda.
Di beberapa daerah seperti Jakarta, Depok dan Tangerang sedang menjamur bisnis seperti ini.
Terlebih di daerah Serpong, Tangerang yang kini menjadi pusat pemukiman paling diminati di pinggiran Jakarta.
3. Toko Online
Membuka toko online mungkin jadi yang termudah untuk memulai bisnis sampingan. Tinggal, barang atau jasa apa yang bisa anda jual.
Menjamurnya toko online, tidak membuat toko online Anda bersaing dengan ketat.
Sebab jika Anda mempunyai jenis barang dan jasa unik yang bisa dijual, maka hal itu akan laris manis dijual.
Demikian ide bisnis sampingan untuk Anda.
Berita Terkait
-
Ekspor Bisa Turun dan Berujung Badai PHK, Hanif Dhakiri: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus...
-
Mudik Lebaran 2025 Sepi, Pengamat Ungkap Biang Keroknya
-
6 Perusahaan Dunia Putuskan PHK di Bulan Maret, Ini Daftarnya
-
1,79 Juta Orang Kena PHK di Amerika Serikat
-
Mudik atau Bertahan? Dilema Perantau di Tengah Biaya Hidup yang Mencekik
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan