SuaraJogja.id - Dua pelajar asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) nasional, pada upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 di Istana Negara tepat pada 17 Agustus 2022 besok.
Kedua pelajar yang berhasil mewakili kota gudeg itu adalah Gerrad Maylano Kisyan Putra asal dari SMAN 1 Sleman dan Ghania Taufiqa Salma Wibowo dari SMAN 8 Yogyakarta.
Kepala Sekolah SMAN 8 Yogyakarta Sri Suyatmi menuturkan khusus untuk Ghania memang sudah mengikuti proses seleksi yang cukup panjang. Terhitung mulai sejak yang bersangkutan berada di kelas 10 hingga saat ini sudah naik ke kelas 11.
"Dia kan juga baru masuk 1 semester waktu itu sehingga yang kami tahu memang Ghania itu punya banyak potensi yang mendukung secara fisik, intelektual bagus, kemudian juga dia mudah berkomunikasi dengan orang," kata Sri saat dihubungi awak media, Selasa (16/8/2022).
Dijelaskan Sri, satu siswinya tersebut memang terbukti sudah gemilang tak hanya secara fisik tapi juga intelektual. Terbukti dengan masuk ke Delayota melalui jalur prestasi.
Selain terbilang brilian dalam pelajaran, Sri menuturkan Ghania juga aktif dengan berbagai kegiatan lain. Termasuk juga diketahui berprestasi dibidang olahraga.
"Iya dia aktif di olahraga. Sekarang di kelas IPS udah naik kelas 11. Memang seleksinya itu cukup lama," ucapnya.
Sri memastikan bahwa sekolah selalu mendukung berbagai kegiatan positif siswa-siswinya. Berdasarkan obrolan sekilas para guru dengan Ghania sebelum terpilih dan berangkat ke Istana Negara, diungkapkan Sri, ia secara khusus ingin menjadi pembawa baki bendera merah putih saat upacara besok.
"Dia ingin menjadi yang membawa baki. Makanya kita dukung dengan doa semoga cita-citanya dapat tercapai," ujarnya.
Baca Juga: Daftar Anggota Paskibraka 2022 yang Dikukuhkan Jokowi, Ini Nama-namanya
Sri menuturkan pihak sekolah turut bangga atas terpilihnya satu siswinya Ghania tersebut untuk mewakili sekolah bahkan DIY dalam upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 besok di Istana Negara.
"Tentu kita bahagia, kita seluruh bapak ibu karyawan para siswa untuk mendukung doa agar dia bisa sukses besok menjadi paskibraka di Istana Negara," tuturnya.
Ditambahkan Sri, sebelum Ghania sudah perwakilan SMAN 8 Yogyakarta lain yang juga terpilih menjadi Paskibraka. Hal itu juga mengingat pendampingan dan pelatihan secara intensif dari sekolah untuk para siswanya.
"Iya dulu sudah pernah ada juga sebelum pandemi (yang jadi Paskibraka) mewakili sekolah," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2021. Pengukuhan 68 pelajar SMA itu dilakukan dalam upacara yang digelar di halaman depan Istana Merdeka, Senin (15/8/2022) kemarin.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali ikut mendampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam upacara Paskibraka Nasional 2022 berharap Paskibraka bisa terus menjaga kesehatannya hingga upacara HUT ke-77 RI yang jatuh pada Rabu (17/8/2022) nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
1.155 Pelanggar Terjaring di Bantul: Ini 3 Pelanggaran Paling Dominan
-
Wings Air Kembali Buka Lagi Rute Jogja-Bandung, Cek Jadwal Lengkapnya
-
Kota Jogja Siap Contek Strategi Lombok dan Dorong Penambahan Direct Flight Internasional
-
Jogja Mulai Jenuh oleh Event Sport Tourism, Sinkronisasi Program Pariwisata Dinilai Mendesak
-
Viral Aksi Diduga Kejahatan Jalanan di Bantul, Dua Orang Diamankan Bawa Celurit