- Wings Air membuka kembali rute harian Yogyakarta (YIA) dan Bandung (BDO) efektif mulai tanggal 11 Februari 2026.
- Rute baru ini menggunakan pesawat ATR 72 dan menerapkan konsep terhubung bagi penumpang dari Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
- Pembukaan rute ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, pariwisata, serta memperkuat jejaring pendidikan dan bisnis kedua kota.
SuaraJogja.id - Wings Air (Lion Group) secara resmi mengumumkan pembukaan kembali rute penerbangan yang menghubungkan Yogyakarta (YIA) dan Bandung (BDO) mulai 11 Februari 2026.
Langkah strategis ini diambil sebagai respon atas tingginya permintaan masyarakat terhadap akses transportasi udara yang efisien menuju Kota Kembang. Sekaligus untuk menghubungkan Bandung dengan berbagai kota besar lainnya di Indonesia melalui sistem transit.
"Bandung bukan sekadar tujuan. Kota favorit di Jawa Barat ini adalah ruang nostalgia, pusat kreativitas, simpul pendidikan, dan denyut ekonomi Jawa Barat," kata Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangannya, Senin (9/2/2026).
Pembukaan rute ini tidak hanya melayani penerbangan langsung antar dua kota di Pulau Jawa, tetapi juga membuka akses bagi penumpang dari luar pulau.
Dengan konsep penerbangan saling terhubung (connected routes), penumpang dari wilayah seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga Sumatera kini memiliki opsi perjalanan yang lebih ringkas menuju Bandung via Yogyakarta.
"Wings Air membuka kembali akses penerbangan ke Bandung melalui rute Yogyakarta (YIA Kulon Progo) - Bandung (BDO). Menjadikan Bandung kembali hadir dalam peta konektivitas udara nasional dengan konsep penerbangan saling terhubung (connected routes)," tandasnya.
Danang menuturkan melalui rute tersebut, masyarakat dari Yogyakarta, Bali, Lombok, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, hingga lebih dari 10 kota lainnya kini dapat terbang ke Bandung dengan perjalanan yang lebih ringkas dan efisien.
Operasional penerbangan Jogja-Bandung akan dilayani setiap hari atau tujuh kali seminggu menggunakan pesawat ATR 72.
Pesawat berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi ini dinilai sebagai armada yang tepat untuk melayani rute jarak pendek hingga menengah serta mampu mengoptimalkan konektivitas antarbandara strategis.
Baca Juga: Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkait dampak ekonomi dan sosial dari pembukaan rute ini, Danang menambahkan poin penting mengenai nilai strategisnya.
"Rute Yogyakarta-Bandung memiliki nilai strategis karena menghidupkan kembali akses udara ke Bandung yang telah lama dinantikan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor pariwisata, UMKM, dan industri kreatif," tandasnya.
Jadwal penerbangan telah diatur untuk memudahkan mobilitas penumpang.
Pesawat dengan nomor terbang IW 1812 dijadwalkan berangkat dari Bandung pukul 11.05 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 12.35 WIB, sedangkan rute sebaliknya dengan nomor IW 1811 akan berangkat dari Yogyakarta pukul 13.00 WIB dan tiba di Bandung pukul 14.25 WIB.
Kehadiran kembali rute ini diharapkan dapat memperkuat jejaring pendidikan dan bisnis. Mengingat posisi vital kedua kota sebagai pusat pendidikan utama di tanah air.
"Tidak hanya menghubungkan dua kota, tetapi membangun jembatan udara antarwilayah Indonesia," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor