SuaraJogja.id - Turut memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-77 Republik Indonesia, personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Maluku Utara (Malut) mengibarkan bendera merah putih di bawah laut.
"Sebanyak 10 penyelam dari Basarnas Ternate mulai melakukan penyelaman, mengibarkan bendera merah putih pada kedalaman 9 meter di perairan tempat wisata Pantai Jikomalamo Ternate," kata Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman di Ternate, Selasa.
Dia menjelaskan, bendera dibentangkan dan diiringi lagu Indonesia Raya di bawah laut, para penyelam juga memberikan penghormatan kepada sang saka Merah Putih.
Kegiatan tersebut juga menurut Fathur sebagi pesan nilai persatuan dan kesatuan bangsa yang kental terasa sehingga dapat menjadi contoh.
Baca Juga: 7 Peselam Evakuasi BPBD Kota Surabaya Kibarkan Bendera Merah-putih di Kolam 7 Meter
Fathur menambahkan, alasan tempat wisata pantai Jikomalamo dipilih sebagai lokasi pembentangan bendera karena tempatnya aman dan merupakan salah satu tempat wisata andalan Kota Ternate.
Menurut dia, keindahan pantai Jikomalamo menjadi aset pariwisata yang menghasilkan pendapatan bagi pemerintah daerah. Selain itu juga dijaganya ekosistem.
Pengibaran bendera bawah laut dilakukan dengan khidmat. Seluruh penyelam kembali ke permukaan setelah upacara selesai.
Sementara itu, dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan ke-77, Pemprov Malut secara simbolis membagikan bendera merah putih melalui gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Sekretaris Daerah Provinsi Malut, Samsudin Abdul Kadir dihubungi menyatakan, bendera merah putih ini dibagikan kepada sejumlah pengendara becak motor (bentor), tukang ojek dan masyarakat di bundaran jalan 40 ibukota Sofifi.
Baca Juga: Bendera Merah Putih Sepanjang 1.444 Meter Hiasi Desa Honggosoco Kudus
Dia menyatakan, Pemprov Malut turun ke jalan untuk membagikan ratusan bendera merah putih sebagai langkah awal mensosialisasikan cinta bendera merah putih sebagai identitas negara sekaligus membangun semangat menghargai lambang negara.
Menurut Sekprov, gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih merupakan gerakan nasional yang bertujuan untuk menggugah rasa cinta tanah air dan meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat Indonesia termasuk yang ada di ibukota Sofifi.
Oleh karena itu, dirinya berharap masyarakat dapat secepatnya menaikkan bendera tersebut di depan rumah mereka menjelang HUT Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2022. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Polisi Turun Tangan, Larangan Ormas Bentangkan Bendera Merah Putih di Jembatan PIK
-
Bendera Merah Putih Dicium Billie Joe, Konser Green Day di Ancol Memukau!
-
Telin Perlebar Gerbang Digital Indonesia : Kabel Bifrost Mendarat di Manado
-
Pertama Kali di Arab Saudi! Pasangan Menikah Dalam Air di Bawah Laut Merah
-
Bendera Merah Putih Raksasa Bakal Berkibar di Laga Bahrain vs Timnas Indonesia
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan