SuaraJogja.id - Pembangunan Istana Negara di lokasi Ibu Kota Negara atau IKN Indonesia baru bernama Nusantara di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur saat ini dalam proses lelang.
Pembangunan Istana Negara di kawasan ibu kota negara baru jelas Kepala Badan Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono di Penajam, Rabu, dalam tahap lelang di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Proses lelang pembangunan Istana Negara yang direncanakan akan dibangun pada tahun ini (2022) dalam tahap masa sanggah, katanya.
Ia berharap, Kementerian PUPR melakukan percepatan proses lelang agar pengerjaan pembangunan Istana Negara dapat mulai dilaksanakan pada tahun ini.
Istana Negara sebagai tempat Presiden tinggal dan berkantor, juga istana Wakil Presiden menjadi yang pertama dibangun di kawasan ibu kota negara Indonesia baru. Termasuk sejumlah bangunan kantor kementerian serta fasilitas TNI dan Polri rencananya bakal dibangun pada tahun ini.
Menyangkut Presiden Joko Widodo akan melakukan peletakan batu pertama pada bulan Agustus 2022 sebagai tanda dimulainya pembangunan, Badan Otorita belum mendapatkan jadwal resmi.
"Kami belum dapat arahan apakah Presiden melakukan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan atau peresmian gedung setelah selesai dibangun," kata Bambang Susantono.
Sejumlah pembangunan infrastruktur dasar IKN Nusantara pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur sudah ada yang berjalan.
Pembangunan infrastruktur dasar yang sedang berjalan tersebut di antaranya pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi dan pembangunan pengambil air (intake) Sungai Sepaku. Kemudian pembangunan jalan lingkar Sepaku serta pelebaran jalan poros Petung-Sepaku juga tengah dilakukan.
Baca Juga: Tanggapan Abah Lala Soal Lagu Ciptaanya Ojo Dibandingke Dinyanyikan Farel Prayoga di Istana Negara
Berita Terkait
-
Pembangunan Infrastruktur di IKN Diawasi Kejati Kaltim dan KPK, Bambang Susantono: Tidak Ada Korupsi
-
Anggaran Pembangunan IKN di Tahun 2023 Mencapai Rp 23,6 Triliun
-
Belum Ada Asing, Kepala Bappenas Sebut Baru Investor Domestik yang Masuk Danai Pembangunan IKN
-
Di Sidang Tahunan 2022, Jokowi Titip Keberlanjutan Pembangunan IKN
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!
-
Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia
-
BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas
-
Kas Daerah DIY Seret, Pemda Bidik Parkir hingga Penunggak Pajak jadi Sumber Pajak Baru