SuaraJogja.id - Jogja Fashion Week Trend Show 2022 "Panca Kartika" yang digelar selama tiga hari di Kamala Ballroom Sleman City Hall resmi ditutup pada Minggu (21/8/2022) kemarin. Karya desainer Afif Syakur dan Phillip Iswardono yang ditampilkan lewat exclusive show pun sukses membuat orang-orang berdecak kagum.
Baik Afif Syakur maupun Phillip, sama-sama menonjolkan keindahan wastra nusantara. Setiap look yang dihadirkan memiliki keunikan dan keistimewaan masing-masing.
Warna biru dan oranye mendominasi koleksi yang ditampilkan Afif Syakur. Mengusung tema "Sehari", Afif menggambarkan kegiatan sehari-hari manusia mulai dari bangun tidur di pagi hari hingga menjelang tidur malam.
Tak mengurangi profesionalitas, para model tampak begitu rileks saat melenggang di catwalk. Mengenakan busana rancangan Afif Syakur yang mengangkat motif etnik lokal, beberapa di antara mereka juga membawa properti pendukung seperti guling dan peralatan olahraga.
Phillip Iswardono pun berhasil memukau banyak orang lewat Capsule Collection bertema "Purva Ghandy". Ada 36 look yang ditampilkan, terdiri atas busana pria dan wanita.
Ciri khas Phillip yang gemar bermain layering tidak pernah gagal menghasilkan tampilan apik nan unik. Setiap busana yang dipamerkan juga menarik perhatian karena memperlihatkan kombinasi warna tradisional khas wastra nusantara yang terbilang berani.
Tak hanya Afif Syakur dan Phillip, Jogja Fashion Week Trend Show 2022 "Panca Kartika" diikuti 145 desainer. Tak hanya Yogyakarta dan sekitarnya, para desainer juga berasal dari berbagai daerah lain di Indonesia, termasuk Riau dan Kalimantan Selatan.
Gelaran fashion ini dimeriahkan 72 model utama dan 40 kids model yang juga berasal dari berbagai daerah. Acara pendukung juga melibatkan 100 siswa ASMAT Pro.
Sementara itu, Jogja Fashion Week Trend Show 2022 "Panca Kartika" adalah salah satu rangkaian agenda Grebeg UMKM DIY 2022. Tema yang diangkat merepresentasikan lima destinasi super prioritas di Indonesia, yaitu Borobudur, Likupang, Mandalika, Danau Toba, dan Labuan Bajo.
Baca Juga: Terinspirasi Wastra Nusantara, Biyan Rilis Koleksi Terbaru
Grebeg UMKM DIY 2022 merupakan sinergi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY dengan berbagai pihak. Di antaranya Pemda DIY, Dekranasda DIY, Indonesia Fashion Chamber (IFC) DIY, Asosiasi Meubel Indonesia (ASMINDO) DIY, Perbankan DIY, dan PT The Jogja International Furniture & Craft Fair Indonesia (JIFFINA).
Kepala Kantor Perwakilan BI DIY, Budiharto Setyawan mengapresiasi tingginya antusiasme fashion enthusiast dan penggiat UMKM di DIY selama penyelenggaraan Jogja Fashion Week Trend Show 2022 "Panca Kartika". Menurutnya, ini adalah pertanda baik untuk pemulihan perekonomian masyarakat, khususnya sektor ekonomi kreatif.
"Kami berharap aktivitas ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta