SuaraJogja.id - Umat Muslim di Kota Surakarta atau Solo, Jawa Tengah baru saja punya hajat, Senin (29/8/2022) malam tadi, yakni pengajian yang menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Benteng Vastenburg. Namun, ada kejadian di mana bagian dari jemaah pengajian itu kehilangan helm dan langsung mengadu pada Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.
Lewat Twitter, seorang warganet yang menggunakan akun @Dewangga94 mengadu ke akun Twitter Gibran, @gibran_tweet. Dirinya meminta langsung ke sang wali kota supaya meningkatkan keamanan di pengajian Habib Syech.
Ia juga curhat, gara-gara helmnya hilang di tempat parkir, dirinya pun harus pulang berkendara tanpa helm dari Solo ke Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Tolong untuk acara sekelas pengajian Habib syech keamanannya, khususnya parkiran, ditingkatkan lagi. Barusan helmku ilang di parkiran. Pulang dari pengajian dari solo sampai Karangpandan tanpa helm gara-gara helemnya dimaling orang di parkiran. Helm merek mahal juga," kicaunya, Selasa (30/8/2022) pagi.
Cuitan tersebut pun tak disangka langsung dibalas oleh Gibran. Ia bahkan meminta maaf dan mengatakan hendak menukar helm yang sudah hilang tadi dengan yang baru.
"Ya Mbak. Maaf saya yang salah. Saya Minta no HP-nya. Biar saya tukar helmnya," balas Gibran, santai, Selasa pagi.
Twit Gibran pun mendapat berbagai sorotan dari sejumlah pengguna Twitter. Banyak komentar kocak menghujani cuitan wali kota yang dikenal suka bergurau dengan ekspresi wajah datar itu.
"Lanang lo kuwi [laki-laki lo itu], Mas. Mbok celuk [kamu panggil] 'mbak'," tulis seorang warganet.
"Pak Gibran ini sempet-sempetnya ngurusin helm hilang," tambah yang lain.
Baca Juga: Viral di Medsos Jalan Bergelombang di Solo, Gibran Akan Langsung Perbaiki
"Di satu sisi njenengan terlalu apik, Mas Wali, jadi perkara sekecil apa pun dimanfaatkan orang lain. Di sisi lain, perkara helm hilang aja lapor wali kota ya ampun jan lebay. Makanya enggak usah pakai helm bagus, bro," ungkap netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Viral di Medsos Jalan Bergelombang di Solo, Gibran Akan Langsung Perbaiki
-
Wow! Solo Siap Kedatangan Investor Pusat Belanja Grosir dari UEA
-
Banyak Proyek Berbarengan, Pemkot Solo Fokus Kerjakan Infrastruktur hingga Tahun Depan
-
Persis Solo Diwajibkan Kalahkan PSIS Semarang, Gibran Rakabuming: Aku Isin Karo Pak Hendi
-
Jelang Muktamar Muhammadiyah di Solo, Panitia Tegaskan Persiapan Capai 75 Persen
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jajaran Direksi BRI Hadiri Imlek Prosperity 2026 di Hotel Mulia Jakarta
-
DPRD DIY Murka! Dana Desa Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Terancam
-
Disnaker Sleman Buka Posko THR, Pengusaha Diminta Patuhi Kewajiban
-
Kronologi dan Tuntutan Aksi Demo Mencekam di Polda DIY: Soroti Kekerasan Oknum Aparat!
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius