SuaraJogja.id - Musisi jalanan alias pengamen, identik dengan bermusik memakai alat-alat akustik atau sederhana. Namun, musisi jalanan ini mematahkan anggapan tersebut karena mengamen dengan cara yang unik di sudut jalan Kota Yogyakarta.
Selama ini musisi jalanan selalu menggunakan gitar akustik atau alat musik yang sederhana. Hal ini cukup wajar karena, mereka tidak memiliki biaya untuk membawa alat musik yang mewah untuk tampil ke muka umum.
Meski membawa alat yang sederhana, mereka tetap memberikan penampilan yang maksimal kepada orang-orang yang membuat ada beberapa pengamen yang viral. Berbicara mengenai pengamen yang viral, baru-baru ini di masyarakat Yogyakarta dihebohkan dengan musisi unik ini.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover memperlihatkan pengamen yang biasanya manggung di lampu merah Terminal Condongcatur, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Namun, pengamen tersebut berbeda dengan pengamen yang biasanya mangkal di sudut-sudut Kota Yogyakarta. Pasalnya pengamen yang viral ini menggunakan peralatan yang canggih. Dia menggunakan laptop, speaker dan kotak perangkat DJ.
Suara yang dihasilkan oleh peralatan canggih ini pun menggelegar dan menarik minat para pengemudi, yang sedang menunggu lampu merah di jalanan tersebut. Mungkin mereka takjub sekaligus heran mengapa ada pengamen yang membawa peralatan canggih seperti itu.
“Aksi musisi jalanan menggunakan laptop saat mengamen di Lampu Merah Terminal Condongcatur, DIY,” bunyi keterangan di video.
Seketika video pengamen, yang membawa peralatan canggih ini pun viral di Instagram. Banyak warganet yang memberikan komentar atas fenomena unik tadi.
“Saya sangat penasaran ekspresi seperti apa yang ada pada wajah orang yang tak mampu beli laptop setelah melihat itu,” jelas warganet.
Baca Juga: Aksi Musisi Jalanan Bawa Laptop Saat Ngamen di Lampu Merah Jadi Sorotan, Publik: Mewah
“Ngamen uang ditabung maka bisa buat beli laptop,” ucap warganet.
“Asal kamu tau dengan mengemis atau mengamen di keramaian, pendapatan bisa melebihi UMR,” ujar warganet.
“Itu sumber listriknya dimana ya. Apa bawa genset?” tanya warganet.
“Bukan ngemis. Ini ada usaha. Ada pakai modal. Modal Pikiran dan biaya,” tutur warganet.
Video musisi jalanan yang menggunakan peralatan canggih ini pun mendapatkan 31 ribu lebih likes dari warganet.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Berita Terkait
-
Aksi Musisi Jalanan Bawa Laptop Saat Ngamen di Lampu Merah Jadi Sorotan, Publik: Mewah
-
Lepas dari Langit Sore, Atmojo Rilis Trilogi Semoga Kabar Baik Untukku
-
Gaungkan Keistimewaan DIY, Kulon Progo Gelar Parade Gamelan Nusantara 2022 Sampai Pelosok Desa
-
Dimainkan di Istana Negara, Konon Kesenian Rinding Gumbeng khas Gunungkidul Ada sejak Zaman Sebelum Brawijaya V
-
Sukses Bikin Jokowi Joget di Istana, Video Farel Prayoga 2 Tahun Lalu saat Ngamen Jadi Sorotan: Tuhan Maha Adil
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal
-
BRI Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perluas Kredit Berkualitas bagi UMKM
-
Berangkat Kerja Malah Jadi Korban Begal, Pria di Sleman Ditodong Sajam dan Motor Digasak
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja