SuaraJogja.id - Pandit sepak bola Vietnam membandingkan permainan Malaysia dan Indonesia, sehingga netizen yang telah mendengarnya terbelah antara memberi dukungan atau mengingatkan untuk tidak terlalu memuji timnas Indonesia setinggi langit. Di sisi lain, Cita Citata memberi respons menohok utnuk pemerintah terkait harga BBM naik. Di samping itu, relawan Dieng Culture Festival kerja keras karena harus mengevakuasi sejumlah pengunjung yang terkena hipotermia.
Sementara itu, beredar dugaan bahwa suporter di Gamping tewas karena pembunuhan berencana, dan polisi pun memberi tanggapan. Selain itu, warga Sleman juga memberikan suaranya terkait naiknya harga BBM. Berikut lima berita terpopuler SuaraJogja.id pada Sabtu (3/9/2022) kemarin:
1. Pandit Sepakbola Vietnam Klaim Lebih Sulit Lawan Indonesia Ketimbang Malaysia
Salah seorang pandit sepak bola Vietnam, Quang Huy, diwawancarai oleh salah satu media Vietnam Bongda Plus terkait hasil pembagian grup Piala AFF 2022.
Dalam wawancara tersebut, Bongda Plus menanyakan seputar Golden Star Warriors, julukan Vietnam, yang tidak berada satu grup dengan Timnas Indonesia, yang mana Vietnam di ajang kali ini berada di Grup B Piala AFF 2022 bersama Malaysia, Singapura, Myanmar, dan Laos.
2. Cita Citata Respon Harga BBM yang Resmi Naik, Sindirannya ke Pemerintah Menohok Banget
Naiknya harga BBM subsidi yang telah ditetapkan pada Sabtu (3/9/2022) oleh pemerintah mendapat tanggapan dari berbagai kalangan masyarakat tak terkecuali dari artis-artis Indonesia.
Penyanyi Cita Citata ikut menanggapi naiknya harga BBM yang sejak pukul 14.30 WIB berlaku tarif baru. Ia mengunggah keluh kesahnya di akun Instagram pribadinya @cita_citata.
Baca Juga: Putri Candrawathi Ngotot Jadi Korban Pelecehan, Pengacara Brigadir J Singgung Chat WA
3. Sejumlah Pengunjung Dieng Culture Festival Terkena Hipotermia, Relawan Harus Kerja Keras Evakuasi Korban
Gelaran Dieng Culture Festival diwarnai insiden sejumlah penonton yang diduga terserang hipotermia. Beberapa penonton bahkan didapati dalam kondisi tak sadarkan diri saat saksikan Jazz Atas Awan yang merupakan rangkaian gelaran tersebut.
Dikutip dari unggahan akun instagram BPBD Banjarnegara terlihat dari video yang ditampilkan sejumlah petugas tengah mengevakuasi sejumlah pengunjung Dieng Culture Festival yang tak sadarkan diri.
4. Potensi Pasal 340 Bagi Tersangka Pembunuh Suporter di Gamping, Kapolres: Kalau Mengarah Ke Sana, Tindaklanjuti
Berita Terkait
-
Putri Candrawathi Ngotot Jadi Korban Pelecehan, Pengacara Brigadir J Singgung Chat WA
-
Resmi Harga BBM Naik, Warga Bantul Mulai Resah Serbu SPBU
-
Menkeu Sri Mulyani Beberkan Alasan Pemerintah Menaikkan Harga BBM
-
Usai Harga BBM Naik, Polisi di Serang Perketat Keamanan di SPBU
-
Geger! Dieng Diguncang Gempa, Wisatawan Kaget dan Berlari Keluar Homestay
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
BRI Dorong Lingkungan Bersih lewat Program CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
Babak Baru Rampasan Geger Sepehi 1812: Trah Sultan HB II Tegas Ambil Langkah Hukum Internasional
-
Misteri Terkuak! Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Sleman Ternyata Mantan Suami Pemilik Rumah
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang DIY: 40 Warga Dirawat Medis, Kerusakan Terkonsentrasi di Bantul