"Ini artinya akan dibiayai oleh rakyat, sementara rakyat tidak membutuhkan KAC dan IKN. Rakyat butuh harga kebutuhan pokok murah. Jika APBN ingin sehat, maka hentikan proyek IKN dan Kereta Api Cepat," imbuh Lilies.
BLT Turun Tepat Setelah Harga BBM Naik? Lilies Soroti Ini
Disinggung soal BLT sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM, Lilies menilai, turunnya BLT sebenarnya tidak masalah. Karena BLT setidaknya bisa menjadi jaring penyelamat bagi masyarakat miskin.
"Tapi harus berbasis pada data yang akurat, harus dibangun pula prinsip keadilan. Sehingga beban masyarakat miskin, sebagai kelompok paling terdampak atas kebijakan kenaikan harga BBM ini akan berkurang. Yang jadi masalah selama ini adalah data yang tidak sesuai sasaran, bahkan banyak yang dobel," tegasnya.
Ke depan, mestinya pemerintah bekerja sesuai perintah konstitusi, menyejahterakan rakyat, harus fokus pada pembangunan ekonomi yang benar-benar untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sekarang kita sering dapat argumen dari pemerintah, alasan kenaikan harga BBM karena paling murah, di Singapura Pertamax harganya Rp30.000.
"Iya, tapi berapa pendapatan orang Singapura? pendapatan per kapita Singapura itu $60.000, lah kita cuma $4.000. Jadi secara relatif harga BBM Indonesia jauh lebih mahal dari Singapura," ucapnya.
Komparasi tersebut, lanjut Lilies tidak sepadan. Dalam rate Rupiah, harga BBM memang lebih murah di Indonesia. Namun dalam analisis ekonomi, perhitungan itu tidak berlaku.
"Dipakai harga relatif dong," tegasnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup