SuaraJogja.id - Sekretaris Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Inggris Munawir Aziz menilai Ratu Elizabeth II sebagai sosok yang bisa dijadikan teladan yang penuh kasih sayang dan bijak.
"Kami dari keluarga besar warga Nahdliyyin di Inggris Raya mengungkapkan berduka cita mendalam atas wafatnya Sang Ratu Elizabeth II. PCINU United Kingdom ikut berbelasungkawa atas hal ini, seraya mendoakan yang terbaik untuk arwah Ibu Ratu," kata Munawir seperti dikutip dari Antara, Jumat (9/9/2022).
Ia mengatakan bahwa Ratu Elizabeth adalah orang yang mulia dan dikagumi oleh jutaan warga Inggris.
"Hampir setiap perbincangan saya dengan teman-teman British di berbagai kawasan Inggris Raya, sosok Ratu adalah orang dengan kemuliaan," katanya.
Sosok Ratu, kata dia, merupakan contoh pemimpin yang hebat karena mampu menaklukkan beragam tantangan zaman, sekaligus membawa Inggris menjadi negara yang punya peran besar.
Ratu Elizabeth II, katanya, telah melalui serangkaian sejarah yang panjang dengan kepemimpinan yang elegan serta mampu membawa Inggris menjadi negara yang memiliki peran penting di dunia internasional.
Ia juga menyampaikan bahwa Ratu Elizabeth II adalah sosok yang mengayomi semua pihak. Ratu Elizabeth juga mampu menjalin komunikasi dan hubungan erat dengan berbagai pemimpin dunia, dari lintas kelompok dan agama.
Di Inggris sendiri, Ratu Elizabeth, katanya, telah memberikan ruang yang lebar bagi penganut banyak agama untuk berkontribusi bagi peradaban.
Hubungan diplomatik Inggris Raya dan Indonesia yang sangat baik dalam beberapa dekade ini, menurut Munawir, juga tidak lepas dari peran Ratu Elizabeth II.
"Relasi Inggris Raya dan Indonesia sangat baik dalam beberapa dekade, baik bidang ekonomi, pendidikan, juga kerja sama budaya dan pemimpin agama. Ada beasiswa Chevening yang telah melahirkan ribuan pemimpin Indonesia, juga investasi bidang teknologi, energi dan perdagangan yang sangat penting," katanya.
"Saya kira, nilai-nilai diplomatik yang ditanamkan oleh Ratu Elizabeth II menjadi bagian penting dalam diplomasi Inggris-Indonesia, dan hubungan baik kedua negara hingga saat ini," kata Munawir lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Den Baguse Ngarso Meninggal Dunia, Dunia Seni dan Hiburan Jogja Berduka
-
Cancer Awareness Month, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Dukungan bagi Keluarga Pasien
-
Pasca Sebarkan Video Nirempati Korban MBG, Pegawai SPPG Dlingo Bantul Dipecat BGN
-
Sidak Dini Hari, Pemda DIY Temukan Pengelolaan MBG Tak Sesuai SOP, SPPG SMKN 2 Jogja Distop
-
Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas